Kompas.com - 25/08/2021, 15:32 WIB
Ilustrasi perawatan aki pada mobil personal.neacelukens.comIlustrasi perawatan aki pada mobil

JAKARTA, KOMPAS.com - Keberadaan aki pada sebuah kendaraan memiliki peran penting, termasuk pada mobil. 

Karena itu, selain perawatan aki cukup dibutuhkan, ketika sudah waktunya pergantian, penting bagi pemilik mobil untuk tidak asal memilih. Wajib hukumnya menggunakan aki yang sesuai dengan spesifikasi kendaraan agar tak menyesal kemudian.

Bicara soal aki mobil, seiring dengan perkembangan memang kini sudah banyak macam jenisnya. Namun selain dari jenis, ada hal yang tak kalah penting untuk diperhatikan, yakni terkait masalah kode pada aki.

Baca juga: Bahaya, Jangan Pakai Air Mineral buat Isi Aki Basah

"Paling pas memilih aki sesuai dengan jenis mobil. Gampangnya pakai sesuai yang dianjurkan pabrikan mobil, dan itu sudah tertera umumnya pada buku petunjuk kendaraan baik dari kode dan lainnya," ucap Suparna, Kepala Bengkel Auto2000 Cilandak, Jakarta Selatan, kepada Kompas.com beberapa waktu lalu.

Tutorial jumper aki mobilMMKSI Tutorial jumper aki mobil

Dari kode jenis aki, pada dasarnya ada dua standar yang digunakan, yakni Deutsches Institut für Normung (DIN) dan Japan Industrial Standard (JIS). Dari keduanya, paling mudah dan sering ditemui adalah JIS karena memang pasarnya cukup luas.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Suparna mengatakan, dari segi perbedaan, JIS memiliki ciri kepala aki yang muncul seperti yang digunakan pada produk-produk Toyota pada umumnya. Untuk DIN sebaliknya, kapala kutub model tenggelam.

"Paling mudah ditemui yang JIS, karena umum. Tapi tetap usahakan memilih sesuai spesifikasi mobil karena kebutuhan kelistrikan tiap model itu kan beda-beda," ucapnya.

Nah, seperti pelumas, aki pun memiliki kode yang harus dipahami agar tak asal beli. Mengutip dari situs Toyota Astra, tiap huruf dan angka yang biasa ditemui pada bagian aki merupakan sebuah kode.

Baca juga: Kenali Ciri Aki Mobil Mulai Soak

Contoh aki NS40ZLS, huruf N memiliki arti Normal, S menandakan pengurangan daya aki sebesar 20 persen, dan huruf 40 menujukan daya utama dari aki.

Untuk Z merupakan kode panambahan daya aki sebesar 100 persen setelah dikurang 20 persen (S), L sebagai tanda posisi kepala aki kutub negatif yang ada di sebelah kiri (Left), dan S pada posisi akhir mengindikasikan aki dilengkapi katub ukuran besar.

Halaman:


26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.