Kompas.com - 17/08/2021, 12:02 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Salah satu komponen penting pada kendaraan, yakni aki. Perangkat penyimpan energi listrik ini menjadi sumber utama untuk menghidupkan mesin mobil dan menjalankan perangkat kelistrikan lainnya.

Untuk itu, kondisi akumulator harus dipastikan selalu prima agar setiap komponen lain yang mengandalkan listrik dari aki bisa bekerja normal.

Baca juga: Punya Uang Rp 180 Juta, Pilih Alphard Bekas atau Avanza Baru?

Seiring berjalannya waktu, komponen dalam aki lama-kelamaan akan melemah dan memiliki batas usia pakai. Jika sudah mencapai batas usia tersebut, performanya juga tidak lagi sebagus saat awal-awal digunakan.

Ada bebebrapa tanda aki mobil sudah muai soak dan harus diganti dengan yang baru. Didi Ahadi, Dealer Technical Support Dept Head PT Toyota Astra Motor (TAM), mengatakan, salah satu tanda yang paling sering dirasakan ketika aki sudah mulai soak adalah mobil susah untuk dihidupkan.

Ilustrasi pemasangan aki mobilKOMPAS.com / Aditya Maulana Ilustrasi pemasangan aki mobil

“Saat mobil pertama kali dinyalakan mesin tidak langsung hidup, jadi harus dicoba beberapa kali sampai mesin menyala,” kata Didi kepada Kompas.com belum lama ini.

Hal ini Kondisi seperti ini, kata Didi, tidak hanya terjadi sekali saja, namun jika keesokan harinya masih sulit untuk dinyalakan mesinnya, dapat dipastikan aki sudah soak atau minta ganti.

Baca juga: Cuma Rp 100 Jutaan, Kijang Innova Reborn Bekas Golden Bird

“Ketika mesin dihidupkan starter lemah dan keesokan harinya kondisinya masih sama seperti itu tandanya aki sudah mulai lemah,” ucap dia.

Indikasi lainnya jika aki sudah mulai soak yakni dapat dilihat pada nyala lampu utama. Jika lampu utama sudah redup atau mulai melemah maka sebaiknya lakukan penggantian aki baru.

Ciri lain aki yang sudah soak, yakni bunyi klakason yang sudah tidak nyaring lagi. Bunyi klakson yang sudah tidak kencang merupakan indikasi awal sebelum mesin mobil susah dinyalakan. 

Beberapa jenis aki mobil.Kompas.com/Alsadad Rudi Beberapa jenis aki mobil.

“Untuk usia rata-rata aki itu antara 1,5 tahun sampai dua tahun, kalau sampai di atas dua tahun itu sudah bagus,” kata Didi.

Baca juga: Punya Dana Rp 500 Juta, Lebih Baik Beli Toyota Voxy Baru atau Alphard Bekas?

Jika sudah ada tanda-tanda tersebut, segera lakukan penggantian aki atau di bawa ke bengekel untuk memastikan komponen lainnya tidak terjadi kerusakan akibat kurangnya suplai listrik.

Saat melakukan penggantian aki, Didi juga menyarankan agar disesuaikan dengan spesifikasi mobil atau sama seperti bawaan pabrikan. Hal ini karena, jika ukuran tidak sama akan berdampak pada kinerjanya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.