[POPULER OTOMOTIF] Impor Bus Listrik Bikin Industri Karoseri Cuma Jadi Penonton | Xpander Mundur di Tanjakan Sitinjau Lauik

Kompas.com - 25/08/2021, 06:02 WIB
|

JAKARTA, KOMPAS.com – Adanya keputusan untuk menurunkan PPKM ke Level 3, membuat beberapa wilayah aglomerasi di Pulau Jawa akan melakukan penyesuaian.

Termasuk soal aturan perjalanan di sektor transportasi darat, baik untuk kendaraan umum maupun pribadi.

Ketika mengonfirmasi hal ini, Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Budi Setiyadi mengatakan, sejauh ini belum ada perubahan dari segi acuan aturan.

Selain itu, beberapa waktu lalu, salah satu operator bus TransJakarta sudah mengimpor puluhan bus listrik ke Indonesia.

Semua bus tadi didatangkan secara utuh atau Completely Built Up (CBU) dari Cina dengan merek BYD. Padahal karoseri di Indonesia juga sudah mampu membuat bodi bus listrik.

Misalnya seperti karoseri Piala Mas yang membuat bodi untuk PT INKA, New Armada yang membuat bodi bus listrik utuk PT Mobil Anak Bangsa, dan Laksana dengan bodi eCityline yang dipasang ke sasis BYD.

Penasaran seperti apa, berikut 5 artikel terpopuler di kanal otomotif pada Selasa, 24 Agustus 2021:

1. Turun Jadi PPKM Level 3, Ini Aturan Perjalanan Darat di Jabodetabek

Arus lalu lintas keluar Jakarta di KM 31 ruas Jalan Tol Jakarta-Cikampek arah Cikampek disekat mulai hari ini, Jumat (16/7/2021).Dok. Jasa Marga Arus lalu lintas keluar Jakarta di KM 31 ruas Jalan Tol Jakarta-Cikampek arah Cikampek disekat mulai hari ini, Jumat (16/7/2021).

Untuk daerah yang turun menjadi level 3, menurut Budi, akan mengikuti regulasi yang sudah ada pada Surat Edaran (SE) SE 56 Tahun 2021.

"Kalau SE Satgas direvisi, kita akan menyesuaikan, tapi sampai saat ini belum ada perubahan. Betul (mengikuti aturan ke level 3), namun nanti ada tambahan khusus pemberlakukan aplikasi PeduliLindungi di terminal bus," ucap Budi kepada Kompas.com, Senin (23/8/2021).

Baca juga: Turun Jadi PPKM Level 3, Ini Aturan Perjalanan Darat di Jabodetabek

2. Impor Bus Listrik Bikin Industri Karoseri Cuma Jadi Penonton

Fasilitas perakitan bus Karoseri Laksana di Ungaran, Semarang, Jawa TengahKOMPAS.com/Dio Fasilitas perakitan bus Karoseri Laksana di Ungaran, Semarang, Jawa Tengah

Alvin Arman, Commercial Director CV Laksana menyayangkan kalau bus listrik yang di Indonesia harus CBU. Padahal karoseri di Indonesia sudah sangat siap untuk memproduksi bodi bus listrik.

Masuknya bus listrik secara utuh salah satunya dikarenakan Bea masuknya mengalami pemotongan, asalnya 50 persen menjadi hanya 5 persen. Sedangkan jika mendatangkan sasisnya saja, Bea masuk tetap 40 persen.

Jika kebijakan ini dibiarkan, industri karoseri pembuat bodi bus di Indonesia hanya menjadi penonton. Alvin berharap ada revisi dari kebijakan ini yang lebih melindungi industri karoseri dalam negeri.

Baca juga: Impor Bus Listrik Bikin Industri Karoseri Cuma Jadi Penonton

3. Mitsubishi Xpander Mundur di Tanjakan Sitinjau Lauik

Ilustrasi mobil tak kuat menanjakFoto: Tangkapan layar Ilustrasi mobil tak kuat menanjak

 

Video viral di media sosial memperlihatkan Mistubishi Xpander yang kesulitan menanjak di tikungan Sitinjau Lauik, di Sumatera Barat yang terkenal sukar.

Dalam video yang diunggah akun Instagram Indocarstuff, mobil mengalami spin sehngga ban depan berputar di tempat sampai mengeluarkan kepulan asap.

Setelah mobil sempat mundur, mobil berwana hitam tersebut akhirnya bisa menanjak dengan cara ancang-ancang lebih baik dan mengubah sudut kemiringan saat belok.

Baca juga: Mitsubishi Xpander Mundur di Tanjakan Sitinjau Lauik

4. Peluncuran Suites Combi Bus Laksana Terhambat PPKM

Konsep bus medium LaksanaDOK. LAKSANABUS Konsep bus medium Laksana

Mercedes Benz Bus Indonesia pada bulan April 2021 melaksanakan kontes desain livery dan interior bus dengan sasis OF 917. Pemenang dari kontes ini, desain akan diwujudkan menjadi bus untuk jalan-jalan.

Setelah diumumkan, karoseri Laksana menjadi pemenang dari kontes desain ini. Laksana memiliki ide bus medium bertajuk Suites Combi Bus yang mengombinasikan susunan bangku social distancing (1-1-1) dengan bangku suites class.

Rencananya, bus tersebut akan dirilis bertepatan dengan HUT RI ke-76 pada 17 Agustus 2021. Namun sayang, sampai berita ini ditulis, bus dengan konsep super mewah ini masih belum dirilis.

Baca juga: Peluncuran Suites Combi Bus Laksana Terhambat PPKM

5. PPKM Turun Jadi Level 3, Ruas Jalan yang Kena Ganjil Genap di DKI Akan Berkurang

Sistem ganjil genap di Sumedang dinilai tidak efektif, Selasa (27/7/2021). AAM AMINULLAH/KOMPAS.comKOMPAS.COM/AAM AMINULLAH Sistem ganjil genap di Sumedang dinilai tidak efektif, Selasa (27/7/2021). AAM AMINULLAH/KOMPAS.com

Sejalan dengan itu, kebijakan yang terkait dengan PPKM juga diamati perkembangannya. Semisal kebijakan pembatasan mobilitas dengan ganjil genap.

Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo Yogo, mengatakan, ruas jalan yang mendapat kebijakan ganjil genap ke depannya akan dikurangi jumlahnya.

“Untuk jumlahnya kita menunggu hasil rapat, yang rencananya akan dilaksanakan besok,” ujar Sambodo, kepada Kompas.com (23/8/2021).

Baca juga: PPKM Turun Jadi Level 3, Ruas Jalan yang Kena Ganjil Genap di DKI Akan Berkurang

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.