Pahami Penyebab Utama Mesin Mobil Cepat Panas

Kompas.com - 18/08/2021, 16:41 WIB
Ilustrasi mesin mobil overheat SHUTTERSTOCKIlustrasi mesin mobil overheat
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Kasus mesin mobil yang cepat panas atau overheat kerap jadi permasalahan tersendiri untuk para pemilik kendaraan. Sebab dalam kasus tertentu, hal ini bisa membuat hadirnya letupan api di ruang mesin.

Aftersales Division Head Auto2000 Nur Imansyah Tara menyatakan, overheat ialah istilah di mana kondisi mesin mobil berada pada temperatur tinggi akibat kehabisan cairan pendingin atau terjadi masalah komponen sistem pendingin.

"Jadi, penting bagi pemilik untuk memperhatikannya. Ada beberapa faktor penyebab overheat dari kerusakan radiator sampai kipas pendingin yang tidak berfungsi lagi," kata dia dalam keterangannya, Rabu (18/7/2021).

Baca juga: Kemenhub Ingatkan Syarat Transportasi Darat dan Aturan Ganjil Genap

Ilustrasi mesin overheatSHUTTERSTOCK Ilustrasi mesin overheat

Faktor pertama ialah kerusakan radiator. Seperti diketahui, fungsi komponen ini ialah menjaga agar suhu mobil tetap stabil. Maka, saat radiator mengalami masalah, maka mesin mobil juga turut bermasalah.

Permasalahan lain yang dialami radiator hingga menjadi penyebab mesin mobil cepat panas di antaranya adalah bocornya selang air radiator mobil, penggunaan cairan radiator yang tidak tepat, dan sirkulasi air radiator yang tidak lancar.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Jika selang radiator bocor menjadi penyebab masalah pada mesin, Anda harus membawa mobil ke bengkel resmi terpercaya. Untuk mencegah mesin cepat panas, sebaiknya gunakan cairan khusus radiator seperti cooler dan jangan lupa untuk menggantinya setiap mobil mencapai 20.000 kilometer," ujar Imansyah.

Sumber penyakit kedua ialah bersumber dari oli yang tidak sesuai standar. Oli dengan kualitas yang buruk akan cenderung tidak tahan panas, sehingga cepat menguap.

Ini menyebabkan mesin mobil mengalami gesekan yang kuat sehingga kondisi mesin mobil kepanasan. Bila dibiarkan mobil akan mengalami kerusakan parah.

Baca juga: Pengendara Motor Makin Minim Empati, Ada Mindset yang Salah

Ilustrasi mengganti air radiatorSHUTTERSTOCK Ilustrasi mengganti air radiator

Ketiga, tidak berfungsinya thermostat sebagai pengukur suhu mobil atau otak dari radiator. Pasalnya, saat suhu rendah, thermostat mengatur agar air tidak meninggalkan radiator.

Sedangkan saat suhu tinggi, thermostat memerintahkan agar air masuk ke dalam mesin. Saat thermostat terganggu, maka tidak ada lagi yang mengatur masuk-keluarnya air dari radiator ke mesin.

"Dampaknya, mesin mobil akan cepat panas," kata dia.

Penyebab mobil overheat ialah kipas pendingin yang tidak berfungsi untuk menyedot udara dingin dari luar.

Ada beberapa hal yang menyebabkan kipas pendingin tidak berfungsi normal. Hal yang pertama adalah dinamo yang menggerakan kipas tersebut. Alasan lainnya yakni pemasangan kipas yang terbalik, sehingga membuatnya menyedot udara panas.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.