Ini Poin yang Diuji Tipe pada Kendaraan Listrik

Kompas.com - 31/07/2021, 12:02 WIB
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengunjungi pabrik motor listrik Gesits Dok. GesitsGubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengunjungi pabrik motor listrik Gesits

JAKARTA, KOMPAS.com - Sebelum kendaraan listrik mendapat izin untuk mengaspal, harus melewati serangkaian tes atau uji tipe. Ada banyak poin-poin yang diuji tipekan.

Direktur Prasarana Transportasi Jalan Direktorat Jenderal Kementerian Perhubungan Darat Mohammad Rizal Wasal, mengatakan, ada 10 item yang akan diuji pada saat pabrikan menerima sertifikat uji tipe di Indonesia.

"Pertama, terkait kebisingan suara, efisiensi rem, kincup roda depan, klakson, lampu utama, berat, kesesuaian daya mesinn penggerak terhadap berat kendaraan bermotor, ban dan roda, speedometer, dan radius putar," ujar Rizal, saat webinar bertajuk Safer Electric Vehicles, Jumat (30/7/2021).

Baca juga: Gesits RKG-72, Motor Listrik Konsep Karya Ridwan Kamil

Rizal menambahkan, untuk kendaraan listrik, ada tambahan pengujian tipe fisik. Pertama terkait unjuk kerja baterai atau battery safety. Kedua, terkait dengan alat pengisian ulang baterai.

Desain motor listrik Gesits bergaya bobber karya Ridwan KamilDok. @ridwankamil Desain motor listrik Gesits bergaya bobber karya Ridwan Kamil

"Ketiga, ada pengujian kemampuan perlindungan sentuh listrik. Lalu, kita juga lakukan pengujian fungsional. Setelah itu, ada uji emisi hidrogen untuk baterai dengan cairan pengisi," kata Rizal.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Terakhir, Rizal menambahkan, pihaknya juga melakukan uji suara. Ada sedikit perbedaan uji suara pada kendaraan listrik dengan kendaraan bermotor yang menggunakan bahan bakar.

Baca juga: Di Rumah Saja, Begini Cara Aman Mencuci Sepeda Motor Listrik

"Kita mencoba bagaimana kendaraan listrik ini sedikit mengeluarkan suara hingga masyarakat atau orang sekitar tahu bahwa di sekitarnya ada kendaraan bermotor," ujar Rizal.

Kementerian Perhubungan juga memberikan insentif fiskal biaya uji tipe untuk kendaraan bermotor. Untuk sepeda motor listrik, insentifnya setengah dari kendaraan bermesin bensin, yakni Rp 4,5 juta.

Menurut data yang dimiliki oleh Kemenhub, jumlah motor listrik sekarang ini ada 50 unit yang memiliki Sertifikat Uji Tipe (SRUT) dan 5.486 unit yang sudah mengantongi Sertifikat Registrasi Uji Tipe (SRUT) atau sudah beroperasi di jalan raya.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.