Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 31/07/2021, 10:42 WIB

SOLO, KOMPAS.com - Sebagai sistem yang menjaga pergerakan mobil agar tetap stabil, kaki-kaki mobil menjadi bagian vital yang tidak bisa diabaikan. Jika salah satu komponen pada kaki-kaki mobil rusak, maka kemungkinan besar akan berdampak pada berkurangnya usia pakai komponen lainnya.

Contohnya adalah bearing atau laher pada roda. Jika roda mengeluarkan bunyi berdengung saat mobil melaju, ada kemungkinan bearing roda sudah aus.

Untuk memastikannya, dongkrak mobil hingga roda yang berdengung posisinya menggantung. Jika roda mudah digoyang dan terasa oblak atau tidak stabil, itu pertanda bearing harus segera diganti.

Baca juga: Merasa Ditipu, Pria Ini Curhat Biaya Servis Mobilnya Tembus Jutaan Rupiah

Lantas sebenarnya berapa lama masa pakai bearing roda? Kapan sebaiknya pemilik mobil mengganti komponen ini?

bearing pada roda depan mobilAzwar Ferdian/Kompas.com bearing pada roda depan mobil

Ketika ditemui Kompas.com belum lama ini, Pendi Nugroho, pemilik bengkel spesialis kaki-kaki Three S Motor Solo mengatakan, bahwa usia pakai bearing roda sangat tergantung pada perilaku pengemudi dan medan jalan yang biasanya dilalui.

"Kalau pemakaian santai di jalan dalam kota, 2-3 tahun masih awet. Tapi kalau sering dibawa offroad, jalan rusak langsung dilibas kencang, bisa jadi tidak sampai 1 tahun sudah rusak," kata Pendi menjelaskan.

Baca juga: Siap-siap, Bulan Depan Ada Pemutihan Denda Pajak Kendaraan di Jawa Barat

Tidak hanya itu, metode pemasangan bearing yang salah bisa juga memperpendek usia pakainya. Misal dengan cara menggetok atau memukulnya alih-alih menggunakan alat press. Tentu cara ini membuat bearing cepat aus.

Pendi menyarankan agar menggunakan bearing buatan pabrikan mobil terkait alias genuine part. Ia mengakui bahwa harganya memang relatif lebih mahal dibanding versi imitasinya. Namun lebih tahan lama dan kualitasnya sudah teruji sehingga mobil tidak akan sering bolak-balik ke bengkel kaki-kaki mobil.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com