Risiko Parkir di Pinggir Jalan, Ganggu Orang Lain dan Jadi Incaran Maling

Kompas.com - 21/07/2021, 13:21 WIB
Mobil yang parkir di jalur sepeda jalan Puri Indah, Jakarta Barat, Kamis (6/2/2020) KOMPAS.com/ BONFILIO MAHENDRA WAHANAPUTRA LADJARMobil yang parkir di jalur sepeda jalan Puri Indah, Jakarta Barat, Kamis (6/2/2020)
|

JAKARTA, KOMPAS.comParkir di pinggir jalan kerap dilakukan sebagian orang, terutama yang tinggal di kawasan pemukiman padat. Biasanya mereka tidak memiliki garasi, sehingga lokasi pinggir jalan dipilih sebagai area parkir mobil.

Padahal parkir mobil di pinggir jalan punya banyak risiko. Mulai dari mengganggu pengguna jalan, merusak kendaraan sendiri, hingga kehilangan.

Jusri Pulubuhu, Founder dan Training Director Jakarta Defensive Driving Consulting (JDDC), mengatakan, parkir di bahu jalan sebetulnya dibenarkan selama tidak ada larangan dilarang parkir atau dilarang setop.

Baca juga: SIM Mati Saat PPKM Darurat, Mulai Hari Ini Ada Dispensasi

Coba jelaskan arti rambu lalu lintas ini. Febri Ardani/KompasOtomotif Coba jelaskan arti rambu lalu lintas ini.

Meski begitu, bukan berarti jika tak ada larangan, pemilik kendaraan bisa parkir seenaknya di pinggir jalan.

“Aturan itu linier dengan bahaya. Jadi kalau seandainya tidak ada rambu tapi berbahaya, seperti di tikungan, karena kadang rambu suka tidak ada di radius 30 meter, maka sebaiknya tidak parkir," ucap Jusri, kepada Kompas.com beberapa waktu lalu.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Menurut Jusri, jika terjadi kasus kecelakaan di lokasi parkir, pemilik kendaraan yang parkir bisa ikut terlibat. Karena kondisi lingkungan sekitar jadi bahan pertimbangan hakim.

Baca juga: Pedrosa Resmi Balapan Lagi Bela KTM pada MotoGP Styria

tangkapan layar foto mobil dinas terparkir di pinggir jalan menggunakan kanopiKOMPAS.COM/IDHAM KHALID tangkapan layar foto mobil dinas terparkir di pinggir jalan menggunakan kanopi

“Jangan sampai kita parkir, meski tidak ada larangannya tapi itu membuat, kenyamanan, kelancaran, bahkan keselamatan orang lain terganggu. Karena jalan raya adalah ruang publik,” kata dia.

Sementara itu, Kepala Bengkel Auto2000 Cilandak Suparna, mengatakan, parkir di pinggir jalan berisiko merusak cat.

Sebab bukan tak mungkin getah pohon yang berada di sekitar lokasi parkir, menempel pada bodi dan menyebabkan kerusakan parah.

Baca juga: Alasan Kenapa Bodi Motor Didominasi Plastik

Memoles kendaraan untuk membersihkan noda seperti getah pohon cukup mudahSetyo Adi/Otomania Memoles kendaraan untuk membersihkan noda seperti getah pohon cukup mudah

Risiko lain juga terkena kotoran burung, seperti diketahui dahan-dahan pohon menjadi tempatnya bersarang.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.