Pernah Berseteru, Rossi dan Marquez Sepakat pada Hal Ini

Kompas.com - 21/07/2021, 07:42 WIB
Valentino Rossi diapit oleh Jorge Lorenzo (kiri) dan Marc Marquez (kanan) pada sesi konferensi pers jelang MotoGP Jepang 2015 pada 8 Oktober 2015. AFP/KAZUHIRO NOGIValentino Rossi diapit oleh Jorge Lorenzo (kiri) dan Marc Marquez (kanan) pada sesi konferensi pers jelang MotoGP Jepang 2015 pada 8 Oktober 2015.

JAKARTA, KOMPAS.com - Motor MotoGP saat ini sudah berkembang jauh dari tahun-tahun sebelumnya. Saat ini, adalah masa di mana sistem elektronik memainkan peran yang lebih besar.

Sistem elektronik mengatur banyak bagian di bidang teknis. Pada satu sisi motor diklaim lebih mudah dikendalikan, tapi di sisi lain pada akhirnya mengurangi peran pebalap.

Legenda MotoGP, Valentino Rossi, mengatakan, semakin berperannya sistem elektronik di motor MotoGP era modern membuat kapasitas pebalap tidak sebesar dulu.

Baca juga: Modifikasi RE Classic 350 Ala Bobber Tahun 30an

“Di masa lalu pebalap mungkin bisa membuat perbedaan yang lebih besar. Rasio antara pebalap dan motor mungkin sekitar 60:40, sekarang 50:50,” kata Rossi mengutip Tuttomotoriweb.it, Selasa (20/7/2021).

Pebalap Petronas Yamaha SRT, Valentino Rossi, pada sesi latihan bebas MotoGP Italia di Sirkuit Mugello, Jumat (28/5/2021).AFP/TIZIANA FABI Pebalap Petronas Yamaha SRT, Valentino Rossi, pada sesi latihan bebas MotoGP Italia di Sirkuit Mugello, Jumat (28/5/2021).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kendati demikian, kata Rossi, hal itu tidak mengubah hasil akhir. Sebab, pebalap yang lebih bagus selalu yang berhasil memimpin klasemen dan tampil lebih konsisten.

“Tapi tidak banyak yang berubah, saya pikir. Pengemudi yang kuat tetap yang mengemudi di depan. Situasinya kurang lebih sama. Pebalap yang kuat bisa menang di akhir balapan,” katanya.

Pebalap Repsol Honda Marc Marquez juga mengatakan hal serupa. Marc menyoroti evolusi unit kontrol elektronik di musim-musim terakhir pada pebalap baru.

“Pebalap yang membuat perbedaan. Ini adalah sesuatu yang perlu kita pertahankan di olahraga ini. Memang benar bahwa sekarang kita semua membalap dengan elektronik yang sama, dan sedikit perbedaan antara tim pabrikan dan tim satelit,” katanya.

Baca juga: Federal Oil Gandeng MRT Jakarta Gelar Vaksinasi Gratis

Marc Marquez saat balapan pada MotoGP Jerman 2021. (Photo by Ronny HARTMANN / AFP)RONNY HARTMANN Marc Marquez saat balapan pada MotoGP Jerman 2021. (Photo by Ronny HARTMANN / AFP)

Saat ini, kata Marc, seorang rookie yang baru naik kelas ke MotoGP bisa lebih cepat beradaptasi dengan motor dan tampil mengesankan meski bergabung di tim satelit.

"Ini berarti bertentangan dengan situasi sepuluh tahun lalu, seorang pebalap tim satelit sekarang bisa memenangi balapan dan bahkan bertarung untuk gelar," katanya.

Di sisi lain, pebalap tim pabrikan hanya memiliki sedikit keuntungan dari sisi teknis, seperti suku cadang baru dan dukungan hal lain yang tak ada di tim satelit.

"Tetapi, ini bukan inovasi yang sangat penting," kata Baby Alien.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X