Jelang Idul Adha, Petugas Jaga Ketat Akses Masuk Menuju Garut

Kompas.com - 19/07/2021, 06:42 WIB
Ruas Jalan Ahmad yani di Pusat Kota Garut tampak sepi setelah ditutup, Minggu (36/04/2020) KOMPAS.COM/ARI MAULANA KARANGRuas Jalan Ahmad yani di Pusat Kota Garut tampak sepi setelah ditutup, Minggu (36/04/2020)

JAKARTA, KOMPAS.com - Mengantisipasi lonjakan mobilitas masyarakat jelang libur Idul Adha, petugas mengintensifkan penjagaan di perbatasan Garut. Belasan pemudik yang tak memiliki sertifikat vaksinasi akan langsung diputarbalik.

Penjagaan di perbatasan Garut diperketat sejak Sabtu (17/7/2021). Kapolres Garut AKBP Wirdhanto Hadicaksono mengatakan, ada lima titik penyekatan di perbatasan.

“Kami saat ini memperketat kegiatan penyekatan, terkait PPKM Darurat khususnya di titik keluar perbatasan yang memasuki wilayah Garut. Ada lima titik penyekatan di luar perbatasan,” ucap Wirdhanto, Minggu (18/7/2021).

Baca juga: Benarkah Power Steering Bisa Rusak Jika Terendam Banjir?

Wirdhanto melanjutkan, setiap kendaraan yang memasuki kawasan Garut dari luar daerah akan diberhentikan. Untuk bisa masuk ke Kabupaten Garut, para pengendara diminta menunjukkan surat bebas Covid-19 dan sertifikat vaksinasi.

Kapolres Salatiga AKBP Rahmat Hidayat memeriksa dokumen perjalanan di titik penyekatan Blotongan.KOMPAS.com/Dian Ade Permana Kapolres Salatiga AKBP Rahmat Hidayat memeriksa dokumen perjalanan di titik penyekatan Blotongan.

“Bagi mereka yang sudah memiliki surat keterangan bebas Covid-10 atau setifikat vaksinasi bisa masuk. Tetapi yang tidak, akan kami putarbalikan,” kata dia.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Wirdhanto melanjutkan, berdasarkan laporan dari petugas jaga di lapangan, ada belasan kendaraan pemudik dari luar kota yang diputarbalikan lantaran pengendara tidak memiliki surat keterangan bebas Covid-19 dan sertifikat vaksinasi.

Baca juga: Habis Bongkar Roda, Begini Aturan Kencangkan Baut Pelek Mobil

Pengetatan penjagaan gerbang menuju kawasan Garut dilakukan untuk guna mencegah penyebaran virus Covid-19.

“Hari ini ada 13 kendaraan roda empat yang diputarbalik. Sebagian besar itu karena tidak memiliki surat keterangan bebas Covid-19 dan juga termasuk sertifikat vaksinasi. Itu mengarah ke Kota Garut,” ucapnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.