Pelaku Balap Liar Aktif di Media Sosial, Harus Segera Ditindak

Kompas.com - 09/07/2021, 10:42 WIB
Aksi balap liar kerap diunggah di media sosial Dok. InstagramAksi balap liar kerap diunggah di media sosial

JAKARTA, KOMPAS.com - Aksi balap liar belakangan ini semakin marak. Bahkan, dengan kemajuan teknologi, tidak sulit untuk mencarinya di media sosial.

Berdasarkan penelusuran Kompas.com, para pelaku balap liar yang kebanyakan adalah remaja tanggung ini cukup aktif mengunggah aksinya di media sosial.

Baca juga: Marak Vespa Matik Balap Liar, Ingat Jalan Raya Bukan Sirkuit

Media sosial yang digunakan juga beragam, mulai dari Instagram, TikTok, hingga YouTube. Aksi balap liar dapat dicari melalui tanda pagar (tagar) #storyofjakartaselatan_500m, #silumanlintasan, dan lainnya.

Aksi balap liar kerap diunggah di media sosialDok. YouTube Aksi balap liar kerap diunggah di media sosial

Akun-akun Instagram yang mengunggah aksi balap liar juga sangat banyak, mulai dari @storyofjakartaselatan_500m, @silumanlintasan, @pejuangrace500m, dan masih banyak lagi yang lainnya. Bahkan, ada juga @ilegal_race_indonesia yang mengunggah aksi balap liar di berbagai daerah di Indonesia.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Indra Radian Fathan (@indra_fathan)

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Di Jakarta sendiri, salah satu tempat yang belakangan ini ramai digunakan dan viral adalah Jl. TB Simatupang, Cilandak, Jakarta Selatan. Tepatnya setelah flyover depan sekolah High Scope sampai sebelum lampu merah RS Fatmawati, dengan jarak 500 meter.

Dilihat dari video yang diunggah oleh akun YouTube Storyjakartaselatan_500m, balap liar ini tidak hanya dilakukan malam hari saja. Aksi ilegal ini juga dilakukan saat pagi hari, di saat jalanan mulai ramai dengan pengguna jalan lainnya.

Baca juga: Balap Liar Marak, Catat Ancaman Hukuman

Jusri Pulubuhu, Training Director Jakarta Defensive Driving Consulting (JDDC), mengatakan, balap liar di jalan raya apalagi jalanan tersebut ramai oleh kendaraan adalah tindakan berbahaya.

Aksi balap liar kerap diunggah di media sosialDok. YouTube Aksi balap liar kerap diunggah di media sosial

"Kalau memang hobi lakukan di tempat tertutup seperti di sirkuit. Jangan di ruang publik dan jalan raya," kata Jusri, kepada Kompas.com, beberapa waktu lalu.

Jusri menambahkan, dari sisi keselamatan ini adalah sebuah perilaku tidak aman/bodoh/tidak bertanggung jawab sama sekali. Karena membahayakan diri mereka, serta dapat merusak tatanan hidup keluarga mereka dan orang lain.

"Harus ada tindakan hukum yang keras agar kejadian tersebut tidak terulang. Hal ini melibatkan banyak pihak tidak cuma penegak hukum atau polisi saja," ujar Jusri.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.