Pengemudi Wajib Tahu Arti Indikator pada Panel Instrumen Mobil

Kompas.com - 09/07/2021, 09:02 WIB
Generasi ketiga Daihatsu Sirion meluncur di Jakarta, Selasa (13/1/2018). Desain panel instrument baru, kekinian. Febri Ardani/KompasOtomotifGenerasi ketiga Daihatsu Sirion meluncur di Jakarta, Selasa (13/1/2018). Desain panel instrument baru, kekinian.

JAKARTA, KOMPAS.com - Mobil sekarang sudah dibekali dengan teknologi yang semakin canggih. Pada panel instrumen pun terdapat berbagai informasi yang ditampilkan melalui lampu indikator.

Informasi tersebut bisa berbeda pada tiap mobil, tergantung jenis mobil atau fitur yang disematkan. Beberapa yang umum, antara lain speedometer, temperatur mesin, fungsi aku, sabuk keselamatan atau seatbelt, rem tangan, cek mesin serta meteran bahan bakar.

Meski terkesan sepele, ternyata tidak semua pengemudi paham akan arti dari simbol-simbol yang dijadikan indikator tersebut. Padahal, indikator ini memiliki fungsi yang cukup penting.

Baca juga: Banyak yang Belum Tahu, Ini Arti Tiga Warna Lampu Indikator pada Mobil

Anjar Rosjadi, Marketing Product Planning Division Head PT Astra Daihatsu Motor (ADM), mengatakan, kurangnya informasi membuat mereka kurang peduli dengan indikator pada panel instrumen.

“Indikator pada panel instrumen mobil pada dasarnya adalah pengingat kepada pengemudi untuk melakukan pengecekan kembali dengan segera karena ada yang salah. Sehingga penting untuk memperhatikan hal itu dan segera lakukan tindakan dengan membawanya ke bengkel,” ujar Anjar, saat dihubungi Kompas.com, beberapa waktu lalu.

range pada speedometerKOMPAS.com/Aprida Mega Nanda range pada speedometer

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Menurutnya, akan ada dampak yang menanti jika pengemudi abai dengan informasi yang disajikan. Contohnya, mesin mobil yang menjadi rusak, sehingga biaya perbaikannya bertambah.

Baca juga: Lampu Indikator Engine Check Mobil Menyala, Slow Jangan Panik

“Memang tergantung pada indikator yang menyala (bermasalah). Jika indikator oli, lakukan pengecekan dahulu apakah volume sesuai standar minimum atau tidak. Kalau memang tidak, ditambahkan dulu dan segera dibawa ke bengkel,” kata Anjar.

Anjar menambahkan, jika mesin mengalami overheat, biasa lakukan penambahan coolant atau tunggu mesinnya dingin sebentar. Baru kemudian dibawa ke bengkel.

Panel instrument Daihatsu Copen, masih ada tulisan Jepangnya.Febri Ardani/KompasOtomotif Panel instrument Daihatsu Copen, masih ada tulisan Jepangnya.

“Jangan dipaksakan jalan kembali, sebab dampaknya nanti bisa ke mesin,” ujar Anjar.

Anjar menyarankan, pemilik mobil sebaiknya membaca buku manual untuk mengetahui masing-masing indikator pada panel instrumen. Sehingga, konsumen bisa segera mengetahui kondisi masalahnya apa jika ada satu indikator yang menyala.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X