Tiga Kesalahan Pengemudi Saat Keluar Tol yang Kerap Dilakukan

Kompas.com - 22/06/2021, 11:22 WIB
Menyalip dari kiri di exit tol INSTAGRAM/DASHCAM_OWNERS_INDOMenyalip dari kiri di exit tol

JAKARTA, KOMPAS.com – Video yang diunggah akun Dashcam Owners Indonesia di Instagram memperlihatkan sebuah mobil yang menyalip dari kiri ketika pintu keluar tol. Dari kejadian seperti ini, terlihat pengguna jalan di Indonesia belum tahu aturan saat keluar jalan tol.

Founder & Training Director Jakarta Defensive Driving Consulting Jusri Pulubuhu mengatakan, ada tiga kesalahan pengemudi di Indonesia yang kerap dilakukan ketika keluar tol.

Pertama, terlalu pelan di mulut exit tol, kedua sebelum di lajur exit sudah pelan, dan ketiga menyalip di lajur exit.

“Misalnya sebelum masuk ke lajur exit, dia sudah mengurangi kecepatannya jadi di bawah 60 kpj. Sehingga, orang-orang di lajur satu jadi mengurangi kecepatan, padahal masih di lajur bebas hambatan,” ucap Jusri kepada Kompas.com, Senin (21/6/2021).

Baca juga: Kembali Diperpanjang, Begini Aturan Berkendara Selama PPKM Mikro

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Dash Cam Owners Indonesia (@dashcam_owners_indonesia)

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

 

Kedua, mengurangi kecepatan terlalu ekstrem di lajur exit. Hal ini bisa menimbulkan kemacetan di lajur sebelum exit tol, paling parah bisa menyebabkan tabrak belakang. Ketiga, orang yang menyalip padahal lajur exit hanya ada satu.

“Kalau lajurnya dua, diperbolehkan menyalip. Tapi kalau lajurnya satu, konsekuensinya memang harus antre. Menyalip dari bahu jalan memang sudah salah, kecuali dalam kondisi emergency,” kata Jusri.

Selain itu, ada etika yang masih jarang diketahui pengguna jalan tol di Indonesia. Misalnya ketika melewati exit tol namun tetap ingin lurus, segera pindah ke lajur 2 (tengah) jangan di lajur 1 (paling kiri).

Baca juga: PO SAN Punya Trayek Terjauh di Indonesia dengan Bus Tronton

“Di luar negeri, 100 meter sebelum exit tol, kita sudah disuruh pindah ke lajur tengah kalau memang tidak mau keluar. Jadi lajur kiri itu khusus untuk orang yang mau keluar tol,” ucapnya.

Jusri mengatakan, lajur satu tadi dibuat bersih, hanya diisi orang yang transisi menuju exit tol. Sehingga lajur menjadi lancar dan tidak terhambat kendaraan lain yang lurus namun terlalu lambat dan menyebabkan antrean panjang.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.