Pasar Mobil Bekas Ternyata Kebal dengan Relaksasi PPnBM 0 Persen

Kompas.com - 21/06/2021, 10:02 WIB
Ilustrasi mobil bekas. ReutersIlustrasi mobil bekas.

JAKARTA, KOMPAS.com - Realisasi pemberian insentif Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM) nol persen untuk mobil berkapasitas 1.500 cc ke bawah baru sepanjang Maret-Mei 2021 ternyata tidak berdampak besar terhadap pasar mobil bekas.

Pasalnya, sebagaimana dikatakan Chief Operating Officer Mobil88 Sutadi, selama periode terkait penyerapan pasar kendaraan bekas tetap normal. Tak terjadi penurunan seperti yang dikhawatirkan.

"Penurunan justru terjadi ketika kebijakan insentif itu masih tahap wacana, yakni November-Desember 2020 lalu. Banyak konsumen yang wait and see, dibanding saat berlaku," ujarnya saat dihubungi Kompas.com, Minggu (20/6/2021).

Baca juga: Hasil MotoGP Jerman 2021, Akhirnya Marc Marquez Juara

Mobil bekas di WTC Mangga DuaKOMPAS.com/Aprida Mega Nanda Mobil bekas di WTC Mangga Dua

Keadaan tersebut diakui Sutadi sangat normal karena ketika suatu kebijakan belum rilis aturan mainnya atau masih di tahap wacana, banyak pihak memilih menahan belanja.

Mereka ingin melihat lebih jauh peraturan baru terkait sehingga bisa memperkirakan dampak yang diberikan. Serta, apakah kemampuan mereka bisa ikut berkontribusi di dalamnya sebagai pihak yang bisa diuntungkan atau tidak.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Hanya saja, Sutadi tak menampik bahwa terjadi penurunan harga jual pada mobil bekas untuk periode Maret-Mei 2021. Hal itu berbanding lurus dengan turunnya banderolan sebagian banyak mobil baru.

Namun, ia tak bisa mengatakan secara rinci besaran penurunan karena cukup variatif. Rata-rata, bisa mencapai 20 persen dari harga normal.

"Bagaimana pun juga, mobil bekas merupakan salah satu rentetan dari bisnis otomotif. Jika harga baru turun, harga mobil bekas pun berdampak. Tapi kalau untuk penjualan, tidak berdampak negatif," ucap Sutadi.

Baca juga: Emosional, Ini Kata Marquez Usai Jadi Juara di GP Jerman

Lapak Mobil tawarkan jasa titip jual mobil bekas di WTC Mangga Dua.KOMPAS.COM/STANLY RAVEL Lapak Mobil tawarkan jasa titip jual mobil bekas di WTC Mangga Dua.

"Dampak negatif itu terjadi saat suatu kebijakan masih berada di tahap wacana karena konsumen memilih wait and see dahulu. Melihat potensi dan imbasnya," lanjut dia.

Hal serupa pun dikatakan oleh salah satu pebisnis mobil bekas di WTC Mangga Dua, Joni Gunawan saat dihubungi secara terpisah. Adapun mobil bekas terlaris pada periode terkait, masih LCGC dan LMPV.

"Penerapan PPnBM 0 persen di tiga bulan lalu agaknya tidak banyak mempengaruhi penjualan mobil bekas. Saya rasa sama saja, mobil yang laris pun tak berubah banyak, hanya harga saja yang lebih murah sedikit," ujarnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.