Begini Teknik Pengereman Motor Matik yang Benar

Kompas.com - 16/06/2021, 17:02 WIB
Ilustrasi motor Otomania/Setyo AdiIlustrasi motor

JAKARTA, KOMPAS.com - Saat ini sepeda motor matik masih menjadi favorit konsumen di Indonesia. Mudah untuk dioperasikan menjadi salah satu alasan masyarakat lebih memilih membeli motor matik dibandingkan motor bebek, atau sport.

Meski begitu, tidak sedikit pengguna sepeda motor matik masih salah dalam menggunakan rem. Tak heran jika banyak pengendara motor skutik terlibat kecelakaan karena belum menguasai teknik mengerem yang benar.

Head of Safety Riding Promotion Wahana Agus Sani mengatakan, pada dasarnya teknik pengereman hampir sama antara motor matik dengan motor lainnya. hanya saja posisi tuas remnya berbeda.

Baca juga: Motor Legendaris 90-an yang Banyak Diburu, Ada Tiger dan Ninja 150 RR

Teknik pengereman itu sama, dalam artian menggunakan kedua rem secara bersamaan dalam pengoperasiannya. Yang terpenting adalah, sebelum memulai pengereman pengendara harus menutup gas terlebih dahulu secara penuh,” ujar Agus saat dihubungi Kompas.com, Rabu (16/6/2021).

Jari di tuas remtribunnews.com Jari di tuas rem

Agus melanjutkan, pengereman dianjurkan menggunakan empat jari untuk rem depan. Dengan begitu maka posisi gas akan tertutup secara penuh karena telapak tangan mendorong gas ke depan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Sedangkan untuk pengereman belakang atau tangan kiri membantu pengereman sekaligus menahan untuk menjaga kestabilan kendaraan bermotor,” kata dia.

Untuk porsi pengereman, bila situasi jalan bagus, tidak berpasir dan berbatu. Agus menyarankan, untuk menarik rem depan sedikit lebih kuat supaya jarak pengereman menjadi lebih pendek.

Baca juga: Beli Motor Bekas Jangan Terkecoh pada Odometer Rendah

“Tapi kalau jalananya licin dan berpasir, rem depan harus dikurangi dan lebih banyak menggunakan rem belakang,” ucapnya.

Sebab, pada saat dilakukan pengereman, titik beban kendaraan akan bertumpu ke roda depan.

“Jadi kalau pengereman roda depan terlalu kuat dan jalannya licin bisa mengakibatkan pengendara tergelincir,” kata Agus.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.