Penjualan Sepeda Motor Turun di April 2021, Ekspor Anjlok

Kompas.com - 24/05/2021, 15:01 WIB
Pengunjung melihat motor yang dipamerkan pada pameran IIMS Hybrid 2021 di JiExpo Kemayoran, Jakarta Utara, Selasa (20/4/2021). Pameran otomotif Indonesia International Motor Show (IIMS) Hybrid 2021 yang berlangsung pada 15-25 April itu digelar secara daring (online) dan kunjungan langsung dengan pembatasan kapasitas dan penerapan protokol kesehatan Covid-19. KOMPAS.com/GARRY LOTULUNGPengunjung melihat motor yang dipamerkan pada pameran IIMS Hybrid 2021 di JiExpo Kemayoran, Jakarta Utara, Selasa (20/4/2021). Pameran otomotif Indonesia International Motor Show (IIMS) Hybrid 2021 yang berlangsung pada 15-25 April itu digelar secara daring (online) dan kunjungan langsung dengan pembatasan kapasitas dan penerapan protokol kesehatan Covid-19.
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Kinerja penjualan sepeda motor di dalam negeri sedikit mengalami perlambatan jelang periode Lebaran tahun ini atau April 2021. Tapi bila melihat beberapa bulan sebelumnya, pasar mulai membaik.

Berdasarkan data Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI), kendaraan roda dua yang telah didistribusikan sepanjang bulan lalu sebanyak 472.889 unit, selisih 48.535 dari Maret 2021.

Sementara dibandingkan periode sama tahun lalu, ada peningkatan hingga 282 persen. Namun perlu diketahui, kala itu seluruh industri nasional mengalami dampak pandemi virus corona alias Covid-19.

Baca juga: Bengkel Custom Sulit Jika Hanya Mengandalkan Modifikasi

Pengunjung melihat motor yang dipamerkan pada pameran IIMS Hybrid 2021 di JiExpo Kemayoran, Jakarta Utara, Selasa (20/4/2021). Pameran otomotif Indonesia International Motor Show (IIMS) Hybrid 2021 yang berlangsung pada 15-25 April itu digelar secara daring (online) dan kunjungan langsung dengan pembatasan kapasitas dan penerapan protokol kesehatan Covid-19.KOMPAS.com/GARRY LOTULUNG Pengunjung melihat motor yang dipamerkan pada pameran IIMS Hybrid 2021 di JiExpo Kemayoran, Jakarta Utara, Selasa (20/4/2021). Pameran otomotif Indonesia International Motor Show (IIMS) Hybrid 2021 yang berlangsung pada 15-25 April itu digelar secara daring (online) dan kunjungan langsung dengan pembatasan kapasitas dan penerapan protokol kesehatan Covid-19.

Meski demikian, perlambatan motor di pasar domestik masih wajar. Sebab melihat lima bulan sebelumnya realisasi penjualan berada di kisaran angka 250.000 - 350.000 unit per bulan.

Maka dapat disebutkan bahwa pasar roda dua nasional masih ada di jalur pemulihan atau recovery imbas terdampak Covid-19.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Adapun di pasar ekspor, penjualan motor masih terus mengalami penurunan secara perlahan. Yaitu, dari 81.929 unit di Januari 2021, 79.557 unit pada Februari 2021, 69.243 unit pada Maret 2021, sampai saat ini di 57.306 unit.

Untuk model motor yang digemari warga Indonesia selama empat bulan belakangan masih tetap skuter matik alias skutik. Kontribusinya sebesar 86,9 persen terhadap total penjualan motor Januari-April 2021.

Baca juga: Kawasaki Sudah Ajukan Paten yang Diduga Ninja ZX-4R

Pengunjung melihat motor yang dipamerkan pada pameran IIMS Hybrid 2021 di JiExpo Kemayoran, Jakarta Utara, Selasa (20/4/2021). Pameran otomotif Indonesia International Motor Show (IIMS) Hybrid 2021 yang berlangsung pada 15-25 April itu digelar secara daring (online) dan kunjungan langsung dengan pembatasan kapasitas dan penerapan protokol kesehatan Covid-19.KOMPAS.com/GARRY LOTULUNG Pengunjung melihat motor yang dipamerkan pada pameran IIMS Hybrid 2021 di JiExpo Kemayoran, Jakarta Utara, Selasa (20/4/2021). Pameran otomotif Indonesia International Motor Show (IIMS) Hybrid 2021 yang berlangsung pada 15-25 April itu digelar secara daring (online) dan kunjungan langsung dengan pembatasan kapasitas dan penerapan protokol kesehatan Covid-19.

Kemudian diikuti oleh underbone atau motor bebek dengan kontribusi 7,2 persen alias 99.129 unit. Terakhir, ada motor sport yang penjualannya di angka 82.687 unit alias 6persen.

Hal serupa tak jauh berbeda dengan jumlah permintaan pasar di luar negeri untuk motor buatan Indonesia. Tetapi kontribusi skutik tidaklah terlalu besar, yakni hanya 68,1 persen (111.533 unit).



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.