Benarkah Isi Bensin Lebih Baik Dilakukan pada Malam Hari?

Kompas.com - 24/05/2021, 13:02 WIB
Petugas SPBU menggunakan alat pelindung wajah saat melayani pengendara di SPBU Pertamina 31.128.02 di Jl. Letjen M.T. Haryono, Jakarta Timur, Senin (1/6/2020). Penggunaan alat pelindung wajah (Face Shield) tersebut sebagai salah satu upaya untuk melindungi diri saat berhubungan langsung dengan pengendara dalam pencegahan penyebaran COVID-19. KOMPAS.com/GARRY LOTULUNGPetugas SPBU menggunakan alat pelindung wajah saat melayani pengendara di SPBU Pertamina 31.128.02 di Jl. Letjen M.T. Haryono, Jakarta Timur, Senin (1/6/2020). Penggunaan alat pelindung wajah (Face Shield) tersebut sebagai salah satu upaya untuk melindungi diri saat berhubungan langsung dengan pengendara dalam pencegahan penyebaran COVID-19.

JAKARTA, KOMPAS.com - Mengisi bahan bakar minyak (BBM/bensin) merupakan aktivitas sehari-hari yang dilakukan ketika volume tangki sudah menipis. Kebanyakan tidak mempertimbangkan waktu (malam atau siang), kapan pengisian BBM dilakukan.

Namun, ada anggapan yang mengatakan bahwa pemilik kendaraan sebaiknya melakukan isi bensin pada malam hari. Alasan yang beredar, supata mendapatkan bensin lebih banyak dibandingkan saat mengisinya di siang hari.

Bukan tanpa alasan, sebab karakter bahan bakar memang mudah menguap di siang hari. Terlebih lagi jika bahan bakar tersebut ditempatkan di dalam tangki berbahan logam, efek pemuaiannya pun akan menjadi lebih cepat.

Baca juga: Catat Pilihan PO Bus dengan Layanan Suites Class di Pulau Jawa

Secara prinsip cairan, baik itu air atau bahan bakar, dipengaruhi kondisi lingkungan sekitar. Misal, air jika diletakan dalam kulkas akan menjadi dingin dan bisa menjadi beku.

Jika dijemur di matahari maka akan menjadi hangat dan jika panas terik juga bisa memuai.

Hal ini juga berlaku untuk bahan bakar seperti bensin, jika temperatur di lingkungan sekitar turun, maka tempereaturnya juga akan ikut turun dan sebaliknya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) jenis premium dan solar terjadi di Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau dalam beberapa minggu terakhir ini. Akibatnya antrean kendaraan mengular hampir diseluruh SPBU di Tanjungpinang.KOMPAS.com/HADI MAULANA Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) jenis premium dan solar terjadi di Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau dalam beberapa minggu terakhir ini. Akibatnya antrean kendaraan mengular hampir diseluruh SPBU di Tanjungpinang.

“Satu liter bensin waktu suhu dingin dan satu liter bensin waktu panas, jika ditimbang pasti beratnya tidak sama,” ujar Business Unit Head SPBU Pertamina Cirebon Agung Santoyo saat dihubungi Kompa.com belum lama ini.

Agung melanjutkan, sudah pasti akan lebih berat yang suhunya dingin. Namun, untuk perbedaannya tidak terlalu berpengaruh pada perubahan volume bahan bakar.

Baca juga: Benarkah Motor Injeksi Tak Boleh Sampai Kehabisan Bensin?

Untuk Jakarta, suhu siang hari bisa mencapai 32 derajat celcius, saat malam akan turun menjadi 29 hingga 30 derajat celcius. Perbedaan dua derajat itu tidak terlalu berpengaruh pada volume bahan bakar.

“Kalau untuk jumlah tidak terlalu signifikan, apalagi di isi ke tangki mobil atau motor. Kecuali mobil truk yang kapasitas tangki pengisian Bahan Bakar Minyak (BBM) mencapai 8000 liter,” kata dia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.