Puncak Arus Balik Mudik Diprediksi Terjadi Mulai Malam Ini

Kompas.com - 22/05/2021, 07:22 WIB
Suasana lalu lintas di ruas Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Senin (17/5/2021). Pada hari pertama kerja usai libur Lebaran, lalu lintas Jakarta kembali padat. KOMPAS.com / KRISTIANTO PURNOMOSuasana lalu lintas di ruas Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Senin (17/5/2021). Pada hari pertama kerja usai libur Lebaran, lalu lintas Jakarta kembali padat.

JAKARTA, KOMPAS.com - Polda Metro Jaya memprediksi puncak arus balik mudik Lebaran ke DKI Jakarta akan terjadi pada akhir pekan ini, 21-23 Mei 2021 usai larangan pada 6-17 Mei 2021 lalu berakhir.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus menjelaskan, perkiraan tersebut sejalan dengan hasil data yang diperoleh pihaknya atas jumlah volume kendaraan yang masuk wilayah Ibu Kota.

"Melihat situasional sekarang, baru 22.000 hitungan kami (pemudik yang kembali ke Jakarta), masih banyak lagi. Hampir 1,5 juta warga Jakarta telah mudik keluar," katanya belum lama ini.

Baca juga: Antisipasi Puncak Arus Balik, Operasi Ketupat Diperpanjang

Sebuah kendaraan memasuki lajur pemutaran balik di pos penyekatan mudik lebaran di sekitar Bendungan Ir Soetami, Karangkates, Kecamatan Sumberpucung, Kabupaten Malang yang dioperasikan Polres Blitar, Kamis (6/5/2021)Dok. Polres Blitar Sebuah kendaraan memasuki lajur pemutaran balik di pos penyekatan mudik lebaran di sekitar Bendungan Ir Soetami, Karangkates, Kecamatan Sumberpucung, Kabupaten Malang yang dioperasikan Polres Blitar, Kamis (6/5/2021)

"Jadi, diperkirakan pada tanggal 21-23 Mei 2021 adalah puncak arus balik," lanjut Yusri.

Bersamaan dengan itu, Polda Metro Jaya memperpanjang Operasi Ketupat dan menambah titik penyekatan yang sebelumnya hanya berjumlah 12 pos jadi 14 titik di wilayah Jabodetabek.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Penyekatan dilakukan untuk menjaring pendatang yang berpotensi membawa virus Corona dan menularkan penyakit Covid-19.

"Operasi Ketupat itu dilaksanakan dari tanggal 6 sampai dengan tanggal 17, tetapi melihat situasional yang ada, jadi perintah dari kapolda (Operasi Ketupat) terus berlanjut sampai Minggu, 24 Mei 2021 di 14 titik penyekatan," kata Yusri.

Berdasarkan pengalaman sebelumnya, kasus Covid-19 selalu mengalami peningkatan setelah arus mudik atau arus balik libur panjang.

Baca juga: Pelat Nomor Khusus Anggota DPR Berpotensi Penyalahgunaan

Pos pemeriksaan SIKM di Kembangan, Jakarta BaratAkun instagram @info.jakartabarat Pos pemeriksaan SIKM di Kembangan, Jakarta Barat

"Untuk mengantisipasi terjadinya penularan juga kebocoran orang-orang yang tidak mau juga swab atau membawa surat keterangan tersebut, dilakukan penyekatan-penyekatan," ucap Yusri.

Nantinya pemudik yang tidak membawa keterangan bebas Covid-19, akan menjalani swab test antigen di titik penyekatan tersebut.

Adapun 14 titik penyekatan yang sudah dipersiapkan adalah sebagai berikut:

1. Parking Bay KM 34 B Cibatu Tol Cikampek arah Jakarta
2. Terminal Pulogebang, Jakarta Timur
3. Terminal Kalideres, Jakarta Barat
4. Jatiuwung, Tangerang
5. Cek Poin Kebon Nanas, Tangerang
6. Kantor Dishub Batuceper, Tangerang
7. PT MCS Logistik Jl. Raya Rengas-Lemahabang
8. Jl. Raya Parung Ciputat Bojong Sari
9. Jl Raya Bogor (SPBU Cilangkap)
10. Pos Sasak Jarang, Bekasi Timur
11. Pos Tomyang, Bekasi
12. Jl. Gatot Subroto Bitung
13. Terminal Tanjung Priok, Jakarta Utara
14. Terminal Kampung Rambutan, Jakarta Timur

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.