Tinggalkan Motor Berhari-hari, Jangan Pakai Standar Samping

Kompas.com - 14/05/2021, 09:02 WIB
Ilustrasi merawat standar tengah pada sepeda motor Dok. DAMIlustrasi merawat standar tengah pada sepeda motor

SOLO, KOMPAS.com - Standar pada sepeda motor merupakan kelengkapan yang umum terpasang. Standar berfungsi untuk menjaga sepeda motor tetap berdiri stabil saat dalam kondisi terparkir.

Umumnya sepeda motor dilengkapi dengan dua jenis standar, samping dan tengah (ganda). Mayoritas pengendara memilih menggunakan standar samping ketika memarkir motornya karena lebih praktis.

Kebanyakan wanita pun juga terbiasa memakai standar samping saat parkir. Ini karena menggunakan standar tengah dianggap membutuhkan banyak tenaga.

Baca juga: Ini Cara Mudah Periksa Kondisi Oli Mobil

Namun, memarkir sepeda motor dengan standar samping dalam jangka waktu lama hingga berhari-hari berisiko memberi dampak pada rangka motor.

Standar samping sepeda motor lebih sering digunakan dibandingkan dengan standar tengah. Salah satunya karena lebih mudah dalam pengoperasiannya.Ari Purnomo Standar samping sepeda motor lebih sering digunakan dibandingkan dengan standar tengah. Salah satunya karena lebih mudah dalam pengoperasiannya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Joko Suparman selaku Kepala Mekanik Bengkel Ahass Sumber Motor Sragen menjelaskan, parkir dengan standar samping berhari-hari bisa membuat rangka motor tidak simetris.

"Standar samping kan cuma bertumpu pada satu titik di samping. Jika parkir sampai beberapa hari dengan standar samping, rangka motor bisa tidak simetris. Meskipun sebenarnya penyebab rangka miring itu ada banyak, bukan cuma itu saja," jelasnya saat dihubungi Kompas.com beberapa waktu lalu.

Baca juga: DFSK Buka Layanan Darurat di Musim Libur Lebaran

Posisi sepeda motor yang miring ketika bertumpu pada standar samping bisa menyebabkan rangka motor tidak simetris karena beban motor tidak terpusat pada titik tengah.

Joko juga menambahkan, sepeda motor yang dimodifikasi dengan menambah ketinggiannya menggunakan raiser pada shockbreaker makin berisiko membuat rangka tidak simetris ketika parkir pakai standar samping.

Contoh paddock stand yang digunakan pada motor balap MotoGP Suzuki Esctar di Sepang, Malaysia, Jumat(27/10/2017). Mikhael Gewati Contoh paddock stand yang digunakan pada motor balap MotoGP Suzuki Esctar di Sepang, Malaysia, Jumat(27/10/2017).

Dengan dimensi sepeda motor yang makin tinggi, tentu saat saat diparkir dengan standar samping akan membuat posisinya lebih miring dari biasanya.

Baca juga: Federal Oil Gresini Moto2 Yakin Bisa Menang di Moto2 Perancis

Meski membutuhkan tenaga lebih, penggunaan standar tengah lebih dianjurkan. Apalagi jika sepeda motor berhari-hari mangkrak di garasi tidak pernah dipakai.

Untuk sepeda motor sport yang tidak dilengkapi standar tengah, disarankan memakai paddock stand. Dengan paddock stand, tentu saja posisi sepeda motor bisa terparkir dengan seimbang.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.