Kenali 3 Faktor Penyebab Kelelahan Saat Mengemudi

Kompas.com - 13/05/2021, 13:02 WIB
Ilustrasi pengemudi mobil di jalan. UNSPLASH/takahiro taguchiIlustrasi pengemudi mobil di jalan.

JAKARTA, KOMPAS.com - Momen berkendara menggunakan mobil saat musim libur Lebaran bisa jadi aktivitas menyenangkan bagi keluarga, tapi khusus pengemudi sepertinya tidak selalu begitu.

Pasalnya, kunci keselamatan saat berkendara ada di tangan pengemudi, maka itu ada berbagai hal yang perlu diperhatikan, terutama dalam mengantisipasi kelelahan.

Pebalap Nasional Rifat Sungkar, mencoba menjelaskan faktor penyebab, dampak, dan cara menyiasati kelelahan pengemudi.

Pertama,  kelelahan artinya sebagai kondisi saat pengemudi mulai kehilangan kewaspadaan. Dampaknya bisa menyebabkan kantuk atau bahkan tertidur saat mengemudi.

Baca juga: Promo Lebaran dari Peugeot, Uang Muka Cuma Rp 19 Juta

Kelelahan juga bisa mengakibatkan hilangnya penilaian dan respon atas kondisi jalan, tentu saat terjadi kemampuan mengemudi jadi menurun.

Rifat mengatakan, ketika pengemudi lelah memiliki risiko mengalami kecelakaan 20 kali lipat lebih besar dibanding saat bugar. Berikut tiga faktor penyebab kelelahan;

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Ilustrasi mengantuk saat berkendaraalbayan Ilustrasi mengantuk saat berkendara

1. Kurang tidur

Tubuh manusia butuh istirahat. Obat paling mujarab untuk mengatasi kantuk karena kelelahan adalah tidur. Perlu diperhatikan juga akumulasi kurangnya waktu tidur bisa berakibat kelelahan datang lebih sering.

2. Kerja atau aktivitas berlebih

Mengemudi termasuk aktivitas melelahkan, pasalnya saat berada di belakang kemudi semua indera selalu sigap dan tergolong cepat membuat tubuh menghabiskan energi.

Baca juga: Rayakan Ultah 75 Tahun, Vespa Primavera dan Sprint Punya Warna Baru

3. Kesehatan
Perlu dipahami juga, faktor kesehatan memengaruhi seberapa cepat lelah datang.

“Apakah kita kurang sehat ketika berkendara atau sedang mengkonsumsi obat-obatan dari dokter,” kata Rifat kepad Kompas.com pekan lalu.

Jika kurang tidur, pengemudi harus lebih meningkatkan kewaspadaan dan lebih berhati-hati, kerja seperti ini butuh asupan makanan yang cukup serta tidak berlebihan. Kunci untuk mengatasi kelelahan hanya ada satu cara yaitu beristirahat dan mendapat tidur yang cukup.

“Tujuh setengah jam merupakan waktu yang harus Anda gunakan untuk tidur dan istirahat,” kata dia.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X