Punya Potensi, Jokowi Minta Industri Mobil Listrik Dipercepat

Kompas.com - 16/04/2021, 06:39 WIB
Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) Dok. PT Jasamarga Related Business (JMRB).Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU)
|

JAKARTA, KOMPAS.com – Selain membahas dampak positif relaksasi pajak bagi penjualan mobil baru, Presiden RI Joko Widodo juga menyinggung soal kendaraan listrik pada seremoni pembukaan Indonesia International Motor Show (IIMS) Hybrid yang dihelat Kamis, 15 April 2021.

Menurutnya, mobil listrik merupakan teknologi yang harus diakselerasi. Apalagi Indonesia saat ini tengah menuju era elektrifikasi kendaraan.

Seperti diketahui, kendaraan elektrifikasi mulai banyak beredar, dari mobil hybrid, plug-in hybrid hingga mobil listrik berbasis baterai. Termasuk juga mobil dengan penggerak listrik.

Baca juga: Larangan Mudik Lebaran 2021, Pengendara Boleh Melintas di Wilayah Ini

Sasis, baterai, motor listrik pada mobil listrik murni (BEV) Toyota, Lexus UX 300e.Toyota Sasis, baterai, motor listrik pada mobil listrik murni (BEV) Toyota, Lexus UX 300e.

"Transformasi menuju green technology juga perlu dilakukan,” ucap Jokowi, dalam konferensi virtual (15/4/2021).

“Teknologi hijau, produk hijau, ke depan ekonomi hijau akan menjadi tumpuan kita, karena kita memiliki potensi dan kekuatan di sini," kata dia.

Bukan cuma kendaraan listrik, pengembangan energi terbarukan juga harus terus dilanjutkan untuk menuju teknologi hijau.

Baca juga: Harga Yamaha 125Z Bekas Kini Tembus Rp 90 Juta

Ilustrasi biodiesel B30esdm.go.id Ilustrasi biodiesel B30

“Karena kita memiliki potensi dan kekuatan di sini. Penggunaan energi terbarukan, seperti B30, B100 juga harus terus dilanjutkan demikian juga dengan pengembangan industri mobil listrik ini juga harus dipercepat, dan kita harapkan menjadi salah satu industri unggulan negara kita,” ujar Jokowi.

Apalagi, pemerintah sendiri sudah menyiapkan regulasi terkait kendaraan listrik. Regulasi tersebut antara lain, Peraturan Presiden (Perpres) 55 tahun 2019 tentang percepatan KBL-BB (Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai) untuk transportasi jalan.

Adapun untuk meningkatkan iklim investasi, Jokowi juga mengatakan bahwa industri otomotif menjadi prioritas untuk ditumbuhkan investasinya.

"Kita sudah menetapkan undang-undang cipta kerja. Kita juga sekarang sudah memiliki lembaga pengelola investasi, yang ini kita harapkan akan memberikan banyak kemudahan dan kepastian bagi para investor untuk membangun usaha produktif di negara kita," kata Jokowi.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X