Motor dengan Mesin Gede Otomatis Suaranya Lebih Berisik

Kompas.com - 23/03/2021, 10:02 WIB
Razia knalpot bising Foto: Twitter TMC Polda Metro JayaRazia knalpot bising

JAKARTA, KOMPAS.com – Akhir-akhir ini kepolisian di berbagai daerah di Indonesia gencar menindak motor dengan knalpot racing. Alasannya, karena suara yang dikeluarkan dari knalpot racing melewati batas desibel (dB) yang diperbolehkan.

Mengacu pada Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor P.56 Tahun 2019 Tentang Baku Mutu Kebisingan Kendaraan Bermotor Tipe Baru dan Kendaraan Bermotor yang Sedang Diproduksi Kategori M, Kategori N, dan Kategori L.

Pada lampiran terakhir, dijelaskan untuk motor dengan kubikasi 80cc – 175cc maksimal kebisingannya 80 dB. Sedangkan motor berkubikasi di atas 175cc, kebisingan maksimalnya 83 dB.

Baca juga: Jasa Marga Tutup Sebagian Tol Jakarta-Cikampek hingga Jumat Ini

Dua sepeda motor Harley Davidson ini ditilang dan diamankan di Mapolrestabes Medan karena pengendaranya tak dapat menunjukkan dokumen yang sah. Keduanya ditilang saat melintas di simpang Jalan Jati, Medan pada Kamis (31/12/2020).KOMPAS.COM/DEWANTORO Dua sepeda motor Harley Davidson ini ditilang dan diamankan di Mapolrestabes Medan karena pengendaranya tak dapat menunjukkan dokumen yang sah. Keduanya ditilang saat melintas di simpang Jalan Jati, Medan pada Kamis (31/12/2020).

Melihat dari kebijakan ini, mengapa motor dengan kubikasi lebih besar memiliki ambang batas suara yang lebih tinggi, apa memang suara yang dihasilkan lebih tinggi dari motor berkubikasi kecil?

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Technical Service Division PT Astra Honda Motor Endro Sutarno mengatakan, memang benar adanya kalau semakin besar kubikasi mesinnya, maka suara yang dihasilkan juga lebih keras.

“Motor dengan mesin yang besar, otomatis akan menghasilkan suara yang besar pula. Karena ledakan-ledakan di ruang bakar yang dihasilkan itu besar, tenaganya juga gede,” ucap Endro kepada Kompas.com, belum lama ini.

Baca juga: Catat, Ini Daerah yang Akan Diterapkan Tilang Elektronik Secara Nasional

Oleh karena itu, motor gede (moge) yang keluar dari pabrikan memang dari awal memiliki suara yang lebih keras. Pabrikan pun memberi sekat-sekat di dalam knalpot standar agar suara yang dihasilkan tidak terlalu bising.

“Kalau pemilik ganti knalpotnya, suaranya jadi semakin besar dikarenakan peredaman di knalpot standar yang dikurangi. Bahkan malah ada yang dilos, cuma pipa saja jadi,” kata Endro.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X