Catat, Kiat Pilih Bus Pariwisata dari Dirjen Perhubungan Darat

Kompas.com - 16/03/2021, 09:22 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com – Belum lama ini terjadi kecelakaan bus pariwisata yang terperosok ke jurang di Kabupaten Sumedang, Rabu (10/3/2021). Salah satu penemuan yang mengejutkan dari kecelakaan ini yaitu bus tidak ada izin usaha pariwisata.

Tentu saja dengan temuan ini, keamanan dari bus pariwisata untuk membawa penumpang masih belum terjamin dari Direktur Jenderal (Dirjen) Perhubungan Darat (Hubdat). Oleh karena itu, bus yang tidak terdaftar tidak aman untuk disewa.

Berikut ini beberapa kiat atau tips yang diberikan langsung oleh Dirjen Hubdat Budi Setiyadi ketika hendak memilih bus pariwisata demi menjamin aspek keselamatan.

Baca juga: Temuan Baru KNKT Soal Kecelakaan Bus di Sumedang, Rem Overheat

Sebuah bus pariwisata dari arah Bandung menuju Pangandaran terjun ke jurang tanjakan Gentong Atas akibat tergelincir jalan licin, Selasa (15/12/2020).KOMPAS.COM/IRWAN NUGRAHA Sebuah bus pariwisata dari arah Bandung menuju Pangandaran terjun ke jurang tanjakan Gentong Atas akibat tergelincir jalan licin, Selasa (15/12/2020).

“Pertama, pihak operator, semua operator bus pariwisata yang belum berizin, segera mengurus izin. Caranya juga mudah, sudah ada aplikasinya, jadi jangan lewat calo yang berdalih mau membantu,” ucap Budi dalam acara Opening Ceremony Perpalz TV Goes To Sumatera, Minggu (14/3/2021).

Kedua, masyarakat sebagai pengguna harus bisa memilih. Jangan menawar unit bus secara berlebihan, nanti malah diberi kendaraan yang tidak bagus dan pengemudi yang belum berpengalaman oleh operatornya.

Baca juga: Mobil Mewah Kaisar Jepang Toyota Century, Dibuat Khusus dengan Tangan

“Jadi lihatnya jangan kepada biaya, karena ini menyangkut masalah keselamatan. Masyarakat harus tanya kepada pihak perusahaan, apakah mobilnya bagus, pengemudinya siapa, jalurnya lewat mana,” kata Budi.

Budi mengatakan, kecelakaan bus yang terjadi baru ini di Kabupaten Sumedang disebabkan bus melewati jalur alternatif. Jalur tersebut memang semestinya tidak boleh dilewati oleh bus besar.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.