Mobil Tabrak Pagar TMII, Ingat Bahaya Berkendara Sambil Main Ponsel

Kompas.com - 10/03/2021, 07:42 WIB
Sebuah mobil menabrak pintu masuk Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta Timur, pada Selasa (9/3/2021) malam. Dok. Sudin Gulkarmat JaktimSebuah mobil menabrak pintu masuk Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta Timur, pada Selasa (9/3/2021) malam.

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemandangan pengemudi mobil dan pengendara sepeda motor bermain ponsel dalam keadaan berjalan saat ini seolah lazim ditemui. Meski sudah ada larangan dan berisiko tinggi menimbulkan kecelakaan, aktivitas ini tetap saja dilakukan dengan tak acuh.

Seperti kecelakaan yang baru-baru ini terjadi, sebuah mobil MPV menabrak pintu masuk 1 Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta Timur, Selasa (9/3/2021) malam.

Baca juga: Ada Puluhan Ribu Kasus Kecelakaan yang Libatkan Pengendara di Bawah Umur

Dikutip dari Kompas Megapolitan, Kasie Ops Sudin Gulkarmat Jakarta Timur Gatot Sulaiman mengatakan, pengemudi mobil tidak fokus sehingga menyelonong dan menabrak pintu masuk TMII hingga bagian depan mobil ringsek.

“Menurut saksi mata, sopir mengendarai mobil sambil main handphone (HP),” kata Gatot dalam keterangannya, Selasa (9/3/2021).

IlustrasiStockSnap Ilustrasi

Koordinator Jaringan Aksi Keselamatan Jalan (Jarak Aman) Edo Rusyanto mengatakan, sebaiknya ketika di jalan raya selalu menerapkan low risk riding/driving. Apabila tetap menggunakan telepon seluler, pola tersebut menjadi terpecah sehingga pengemudi kurang konsentrasi.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Berkendara dengan risiko rendah itu bagian dari ikhtiar memangkas fatalitas kecelakaan lalu lintas yang jumlahnya masih tinggi di Indonesia, yaitu 70-an jiwa setiap harinya. Oleh sebab itu, mari kita tidak menggunakan ponsel saat berkendara,” kata Edo, belum lama ini kepada Kompas.com.

Baca juga: Penyandang Disabilitas Berhak Punya SIM, Ini Aturannya

Tidak hanya itu, bila melihat aturan juga sudah tertuang pada Undang-undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, pasal 283 dijelaskan;

Bahwa setiap orang yang mengemudikan kendaraan bermotor di jalan secara tidak wajar dan melakukan kegiatan lain atau dipengaruhi oleh sesuatu keadaan yang mengakibatkan gangguan konsentrasi dalam mengemudi di Jalan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 106 ayat (1) dipidana dengan kurungan paling lama tiga bulan atau denda paling banyak Rp 750.000.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.