Kenali Penyebab Fan Belt Mobil Cepat Rusak

Kompas.com - 26/02/2021, 11:12 WIB
ilustrasi fan belt wikihow.comilustrasi fan belt
Penulis Ari Purnomo
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Pernahkah anda mendapati suara berdecit ketika menyalakan mesin mobil di pagi hari?

Suara yang berasal dari bagian mesin dan sangat mengganggu tersebut bisa jadi berasal dari fan belt yang sudah mulai aus.

Memang komponen mobil yang terbuat dari karet tahan panas dan bertugas memutarkan puli dari sejumlah perangkat pendukung mesin mobil tersebut rata-rata berusia cukup lama.

Bisa sampai lebih dari 40.000 kilometer hingga 100.000 kilometer, tetapi jika tidak dirawat bisa saja usianya lebih pendek.

Baca juga: Begini Cara Merawat Fan Belt Mobil agar Awet

Maka dari itu, agar komponen bisa tahan lama pemilik mobil juga perlu mengetahui beberapa penyebab gelang pemutar kipas rusak.

Fan belt mobilyoutube.com Fan belt mobil

Executive Coordinator Technical Service Division PT Astra Daihatsu Motor (ADM) Bambang Supriyadi mengatakan, selain usia pemakaian ada beberapa penyebab fan belt mengalami kerusakan.

“Penyebab lain selain usia adalah adanya chipping dari material asing yang mengenai fan belt seperti kerikil atau kayu kecil,” kata Bambang kepada Kompas.com, Kamis (25/2/2021).

Dengan posisi berada di bagian depan mesin dan di belakang radiator, fan belt memang sangat rawat kotor atau pun tertempel kerikil.

Tidak hanya itu, fan belt juga rentan terkena air sehingga bisa saja memperpendek usianya atau tidak seperti seharusnya.

Baca juga: Kenali Risiko Saat Fan Belt Mobil Putus

“Kalau fan belt berdecit itu bisa juga karena terkena air atau bisa juga karena kendor setelan ketegangannya,” ucapnya.

Alternator mobilcarvaganza.com Alternator mobil

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X