Pedagang Mobil Bekas Optimistis Penjualan Naik saat Ada Diskon Pajak

Kompas.com - 23/02/2021, 11:02 WIB
Mobil bekas di WTC Mangga Dua KOMPAS.com/Aprida Mega NandaMobil bekas di WTC Mangga Dua

JAKARTA, KOMPAS.com – Demi menggairahkan industri otomotif yang terdampak pandemi Covid-19, pemerintah memberikan relaksasi atau diskon Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM).

Rencananya, aturan ini akan berlaku dalam beberapa periode. Periode pertama dimulai sekitar Maret hingga Mei 2021, dengan besaran insentif PPnBM 100 persen.

Tauhid Ahmad, Direktur Eksekutif Institute for Development of Economics and Finance (INDEF), mengatakan, pemberian insentif bagi mobil baru bakal berdampak pada penjualan mobil bekas.

Baca juga: Belajar dari Tabrakan Maut Avanza dengan Bus, Ingat Cara Aman Menyalip

Suasana booth Toyota di IIMS 2017.TAM Suasana booth Toyota di IIMS 2017.

Menurutnya, kebijakan tersebut bakal membuat pedagang mobil bekas harus melakukan penurunan harga. Nantinya penyesuaian inilah yang membuat bursa mobil bekas tetap bergairah.

"Ancaman tentu saja akan terjadi penurunan harga, cuma kita belum tahu koreksi dari 10 persen berapa mereka akan turunkan karena elastisitasnya kita belum tahu," ujar Tauhid, dalam diskusi virtual (21/2/2021).

Tauhid juga mengatakan, turunnya harga mobil bekas berpotensi membuat calon pembeli mobil baru beralih ke mobil bekas.

Baca juga: Mirip di Tuban, Miliarder Dadakan di Kuningan Borong Nmax, PCX Hingga Mobil

Mobkas Mobil88Stanly/Otomania Mobkas Mobil88

"Tergantung tentu saja apakah ada shifting daripada pembeli atau tidak. Tentu peluangnya adalah besar kemungkinan kalau shifting, volume penjualan mobil bekas akan semakin meningkat kalau harganya ikut turun untuk mobil bekas ini," katanya.

Sementara itu, Presiden Direktur Mobil88 Halomoan Fischer, mengatakan, pihaknya optimistis kebijakan PPnBM mampu meningkatkan industri otomotif secara menyeluruh.

“Rasanya mobil bekas pasarnya akan ikut terkerek naik. Jadi kalau banyak orang beli mobil baru, pasti akan banyak yang jual, karena porsi tukar tambah cukup besar,” ucap Fischer, kepada Kompas.com (20/2/2021).

Baca juga: Rocky dan Xenia Baru Meluncur Tahun Ini, Ini Bocoran Daihatsu

Mobil bekas di WTC Mangga DuaKOMPAS.com/Aprida Mega Nanda Mobil bekas di WTC Mangga Dua

Dari proses tukar tambah itulah pedagang mobil bekas mendapatkan unit dengan harga yang lebih murah.

Namun memang untuk barang yang dijual pada Maret mendatang masih berupa unit yang dibeli dengan harga tinggi dari bulan-bulan sebelumnya.

“Mungkin ada penyesuaian sedikit, ada koreksi harga, ada koreksi profit, tapi akan terbayar dengan volume yang naik,” kata Fischer.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X