Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

Pedagang Mobil Bekas Optimistis Penjualan Naik saat Ada Diskon Pajak

JAKARTA, KOMPAS.com – Demi menggairahkan industri otomotif yang terdampak pandemi Covid-19, pemerintah memberikan relaksasi atau diskon Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM).

Rencananya, aturan ini akan berlaku dalam beberapa periode. Periode pertama dimulai sekitar Maret hingga Mei 2021, dengan besaran insentif PPnBM 100 persen.

Tauhid Ahmad, Direktur Eksekutif Institute for Development of Economics and Finance (INDEF), mengatakan, pemberian insentif bagi mobil baru bakal berdampak pada penjualan mobil bekas.

Menurutnya, kebijakan tersebut bakal membuat pedagang mobil bekas harus melakukan penurunan harga. Nantinya penyesuaian inilah yang membuat bursa mobil bekas tetap bergairah.

"Ancaman tentu saja akan terjadi penurunan harga, cuma kita belum tahu koreksi dari 10 persen berapa mereka akan turunkan karena elastisitasnya kita belum tahu," ujar Tauhid, dalam diskusi virtual (21/2/2021).

Tauhid juga mengatakan, turunnya harga mobil bekas berpotensi membuat calon pembeli mobil baru beralih ke mobil bekas.

"Tergantung tentu saja apakah ada shifting daripada pembeli atau tidak. Tentu peluangnya adalah besar kemungkinan kalau shifting, volume penjualan mobil bekas akan semakin meningkat kalau harganya ikut turun untuk mobil bekas ini," katanya.

Sementara itu, Presiden Direktur Mobil88 Halomoan Fischer, mengatakan, pihaknya optimistis kebijakan PPnBM mampu meningkatkan industri otomotif secara menyeluruh.

“Rasanya mobil bekas pasarnya akan ikut terkerek naik. Jadi kalau banyak orang beli mobil baru, pasti akan banyak yang jual, karena porsi tukar tambah cukup besar,” ucap Fischer, kepada Kompas.com (20/2/2021).

Dari proses tukar tambah itulah pedagang mobil bekas mendapatkan unit dengan harga yang lebih murah.

Namun memang untuk barang yang dijual pada Maret mendatang masih berupa unit yang dibeli dengan harga tinggi dari bulan-bulan sebelumnya.

“Mungkin ada penyesuaian sedikit, ada koreksi harga, ada koreksi profit, tapi akan terbayar dengan volume yang naik,” kata Fischer.

https://otomotif.kompas.com/read/2021/02/23/110200115/pedagang-mobil-bekas-optimistis-penjualan-naik-saat-ada-diskon-pajak

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke