Begini Ancaman Insentif PPnBM Bagi Pasar Mobil Bekas

Kompas.com - 23/02/2021, 09:22 WIB
Seorang pengunjung melihat deretan mobil bekas yang dipajang di bursa mobil Sriwedari, Solo, Jawa Tengah (Jateng), Minggu (15/12/2019). Ari PurnomoSeorang pengunjung melihat deretan mobil bekas yang dipajang di bursa mobil Sriwedari, Solo, Jawa Tengah (Jateng), Minggu (15/12/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com – Insentif Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM) yang diberikan pemerintah mulai Maret 2021, diharapkan mampu meningkatkan penjualan mobil baru yang terdampak pandemi Covid-19 pada tahun lalu.

Meski begitu, aturan ini diprediksi bakal berdampak pada pasar mobil bekas. Meskipun sejumlah pedagang mengaku optimistis penjualan bisa bertambah seiring kebutuhan orang dalam melakukan mobilitas.

“Cuma memang pada awal penerapan diskon PPnBM ini bisa jadi ancaman buat kami pedagang mobil bekas,” ujar Presiden Direktur Mobil88 Halomoan Fischer, kepada Kompas.com (20/2/2021).

Baca juga: Lakukan Ini Setelah Mobil Dipaksa Menerjang Banjir

Mobil bekas di WTC Mangga DuaKOMPAS.com/Aprida Mega Nanda Mobil bekas di WTC Mangga Dua

Menurut Fischer, penjualan mobil bekas mulai mengalami tren positif pada akhir 2020. Bahkan terus meningkat hingga awal tahun, tepatnya pada Januari 2021.

“Januari kemarin sudah naik 5 sampai 7 persen dibandingkan akhir tahun lalu. Penjualan sekarang malah agak lambat, wajar sih jadi pada nunggu aturan tadi,” ucap dia.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Salah satu ancaman yang bakal terasa adalah penurunan harga mobil bekas. Apalagi jika mengingat stok yang dijual pada Maret mendatang, merupakan unit yang dibeli dengan harga lama.

Baca juga: Rocky dan Xenia Baru Meluncur Tahun Ini, Ini Bocoran Daihatsu

Ilustrasi konsumen tengah memilih mobil bekas di shoroom Mobil88Mobil88 Ilustrasi konsumen tengah memilih mobil bekas di shoroom Mobil88

“Tapi kami tetap optimis, mungkin ada penyesuaian sedikit, ada koreksi harga, ada koreksi profit, tapi akan terbayar dengan volume yang naik,” kata Fischer.

“Kami juga melihat bahwa ini adalah peluang. Meski jadi ancaman, kami optimis ini peluang untuk meningkatkan volume,” tuturnya.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.