Quartararo Sebut Bobot Yamaha M1 Terlalu Berat

Kompas.com - 22/02/2021, 08:42 WIB
Fabio Quartararo dengan Yamaha M1 dan tim baru. GIGI SOLDAN0 MILAGROFabio Quartararo dengan Yamaha M1 dan tim baru.

JAKARTA, KOMPAS.com - Fabio Quartararo akan memulai musim ini bersama tim pabrikan Yamaha. Pebalap asal Prancis tersebut yakin bisa mengembangkan YZR-M1 jadi lebih baik.

Quartararo mengatakan, dirinya cukup sensitif sebagai pebalap. Dia bisa merasakan apakah ada sesuatu yang berubah atau tidak pada motor.

Baca juga: Quartararo Ingin Hubungannya dengan Vinales Panas Seperti Rossi dan Lorenzo

"Menurut saya, ini adalah salah satu kekuatan saya dan mengembangkan motor cukup penting," ujar Quartararo, dikutip dari Speedweek.com, Senin (22/2/2021).

Fabio Quartararo dengan Yamaha M1 dan tim baru.GIGI SOLDAN0 MILAGRO Fabio Quartararo dengan Yamaha M1 dan tim baru.

Pebalap dengan nomor start 20 tersebut mengaku bisa memberikan umpan balik pada Yamaha terkait pengembangan motor. Menurutnya, Yamaha tahun lalu bermasalah dengan konsistensi, terlepas dari tiga kememangan yang dia raih.

Quartararo yakin dengan tahun ini, karena sepertinya Yamaha melakukan pekerjaan yang baik. Secara pribadi, dirinya tidak meminta banyak, tapi sepertinya semua pebalap Yamaha menginginkan hal yang sama.

"Grip yang lebih baik pada ban belakang dan lebih kencang. Dari sudut pandang saya, kami harus bekerja pada sektor aerodinamika dan bobot motor," kata Quartararo.

Baca juga: Quartararo Tak Sabar Balapan Bersama Tim Pabrikan Yamaha

Menurutnya, bobot motor sedikit berlebihan. Quartararo bahkan harus diet, lari, dan makan sesedikit mungkin hanya untuk mengurangi bobot setengah kilo.

"Menurut saya, tim bisa melakukan yang lebih baik dari saya. Saya punya batas. Saya tahu Yamaha bekerja dengan baik. Dengan motor lebih ringan, tidak hanya membantu secara mental dan fisik, tapi juga untuk top speed," ujar Quartararo.

Fabio Quartararo dengan Yamaha M1 dan tim baru.GIGI SOLDAN0 MILAGRO Fabio Quartararo dengan Yamaha M1 dan tim baru.

Yamaha M1, menurut Quartararo, sudah cukup kencang. Tapi, ada beberapa hal yang membuatnya jadi lebih lambat. Jadi, meskipun tidak mungkin untuk mengganti mesin tahun ini, tapi tetap ada cara untuk menggali potensi motor.

"Penting untuk percaya pada proyek Yamaha ini. Sebab, mudah untuk mengatakan motor ini tidak bagus. Tapi, jika Anda percaya pada teknisi Jepang dan menunjukkan pada mereka bahwa Anda percaya mereka, menurut saya, itu akan lebih memotiviasi mereka," kata Quartararo.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X