Relaksasi PPnBM, Gaikindo Optimistis Target Tahunan Bisa Tercapai

Kompas.com - 15/02/2021, 17:21 WIB
Ilustrasi penjualan mobil. ISTIMEWAIlustrasi penjualan mobil.
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) menyambut baik putusan pemerintah untuk memberikan relaksasi pajak pembelian mobil baru di tengah pandemi virus corona alias Covid-19 tahun ini.

Sebab, insentif fiskal yang berlaku secara bertahap dengan tiga skema tersebut diklaim mampu merangsang daya beli masyarakat sekaligus industri otomotif itu sendiri.

Adapun pajak mobil yang akan dibebaskan ialah jenis Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM). Besarannya, 100 persen, 50 persen, dan 25 persen di tiap tiga bulan terhitung Maret 2021.

Baca juga: Hanya Toyota Vios yang Menikmati Relaksasi PPnBM 0 Persen

Ilustrasi penjualan mobilKOMPAS.com/STANLY RAVEL Ilustrasi penjualan mobil

"Tentu kita sebagai asosiasi menyambut baik relaksasi itu. Mengingat, pasar otomotif sudah cukup lama terpukul oleh pandemi," kata Ketua I Gaikindo Jongkie D Sugiarto saat dihubungi Kompas.com, Senin (15/2/2021).

Melalui insentif pada PPnBM, pihaknya optimistis bisa menjadi angin segar bagi industri kendaraan roda empat nasional. Sehingga, target penjualan tahunan yaitu 750.000 unit tahun ini bisa tercapai.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Diketahui, realisasi penjualan mobil baru di dalam negeri tahun lalu turun tajam sampai 48,3 persen dibandingkan pencapaian pada 2019 seiring dampak Covid-19.

Baca juga: Ini Estimasi Harga SUV Murah Setelah Dapat Diskon dan Insentif Pajak 0 Persen

Ilustrasi penjualan mobilAFP PHOTO / BAY ISMOYO Ilustrasi penjualan mobil

Distribusi mobil baru dari pabrik ke diler alias wholesales selama Januari - Desember 2020 hanya mencapai 532.027 unit. Sementara di sisi ritel capaiannya terhenti di angka 578.327 unit dari 1.043.017 pada tahun lalu

Kendati demikian, torehan tersebut sudah sesuai dengan target asosiasi yang direvisi beberapa kali menjadi 525.000 unit.

"Tetapi, kita masih menunggu petunjuk pelaksanaan (juklak) dan petunjuk teknis (juknis)-nya. Diharapkan ini bisa segera keluar agar memberikan kepastian terhadap pelaku usaha," kata Jongkie.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X