Mengapa Bus Masuk di Tarif Tol Golongan I?

Kompas.com - 22/01/2021, 16:31 WIB
Bus Scania K410IB milik PO Putera Mulya Sejahtera yang mengklaim diri sebagai bus trans Jawa pertama, melintasi Jembatan Kali Kuto di ruas tol Semarang-Batang. Dok. PO Putera Mulya SejahteraBus Scania K410IB milik PO Putera Mulya Sejahtera yang mengklaim diri sebagai bus trans Jawa pertama, melintasi Jembatan Kali Kuto di ruas tol Semarang-Batang.

JAKARTA, KOMPAS.com – Belum lama ini, beberapa ruas jalan tol di Pulau Jawa melakukan penyesuaian tarif. Penyesuaian tarif ini berlaku untuk semua golongan kendaraan, mulai dari Golongan I sampai Golongan V.

Jika diperhatikan, bus berada di Golongan I, bersama dengan Sedan, Jip, Pick Up/Truk Kecil. Sedangkan untuk truk yang juga dimensinya besar, berada di Golongan II, III, IV, dan V, tergantung dari jumlah gandarnya.

Semakin tinggi golongannya, maka tarif tol yang dibayarkan pun semakin mahal. Dengan begitu, bus yang memiliki beban yang berat serta dimensi yang besar, memiliki tarif tol yang lebih murah daripada truk.

Baca juga: JIka Rossi Pensiun, MotoGP Kena Dampaknya

Rincian Tarif Tol Depok-Antasari (Desari) Seksi II Brigif-Sawangan. Tarif resim berlaku pada Kamis (20/8/2020) pukul 00.00 WIB.Citra Marga Nusaphala Persada Rincian Tarif Tol Depok-Antasari (Desari) Seksi II Brigif-Sawangan. Tarif resim berlaku pada Kamis (20/8/2020) pukul 00.00 WIB.

Lalu mengapa bisa begitu?

Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Danang Parikesit mengatakan, bus yang masuk Golongan I ini dimulai sejak tahun 2007. Lebih tepatnya pada Kepmen PU No 370/KPTS/M/2007.

Baca juga: PSBB Jakarta Diperpanjang, Ini Aturan Bawa Penumpang untuk Transportasi Umum

“Awalnya tujuannya memberi subsidi ke angkutan umum, sehingga tarif tol bus dimasukkan ke dalam Golongan I,” ucap Danang kepada Kompas.com, Jumat (22/1/2021).

Sedangkan sebelum keputusan ini berlaku, bus termasuk dalam Golongan II. Dengan adanya aturan ini, harga tiket bus bisa lebih murah untuk penumpangnya, sehingga banyak yang beralih ke angkutan umum.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X