Motor Mogok Terabas Banjir, Jangan Langsung Nyalakan Mesin

Kompas.com - 22/01/2021, 16:21 WIB
Warga menaiki motor melintasi banjir rob di Pelabuhan Kali Adem, Muara Angke, Jakarta, Jumat (1/1/2021). Banjir yang terjadi sejak Kamis (31/12/2020) itu dikarenakan pasang surut air laut. ANTARA FOTO/GALIH PRADIPTAWarga menaiki motor melintasi banjir rob di Pelabuhan Kali Adem, Muara Angke, Jakarta, Jumat (1/1/2021). Banjir yang terjadi sejak Kamis (31/12/2020) itu dikarenakan pasang surut air laut.
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Musim hujan jalanan berisiko banjir. Jika memaksa menerjang pakai motor ada risiko mogok, dan saat mogok jangan langsung menyalakan mesin.

Technical Service Division PT Astra Honda Motor Endro Sutarno mengatakan, langsung menyalakan mesin motor yang baru terendam air bisa menyebabkan kerusakan.

“Sangat tidak disarankan untuk langsung menyalakan mesinnya, khawatir bagian kelistrikan masih banyak airnya,” kata Endro kepada Kompas.com belum lama ini.

Baca juga: Melihat Koleksi Motor Custom Gibran, Wali Kota Solo Terpilih

Puluhan motor yang terparkir di Jalan Thamrin, yaitu di wilayah Batu Raja terendam banjir, Selasa (30/8/2016)Kompas.com/David Oliver Purba Puluhan motor yang terparkir di Jalan Thamrin, yaitu di wilayah Batu Raja terendam banjir, Selasa (30/8/2016)

 

Endro mengatakan, jika ingin coba dinyalakan maka sebelumnya pastikan dulu kondisi motor benar-benar kering terutama saringan udara.

Jika filter basah jangan coba-coba menyalakan motor, apalagi memakai kick starter, bisa-bisa air masuk ke ruang mesin.

Cek bagian saringan udara, busi, dan knalpot. Setelah dipastikan kering, bisa dicoba untuk starter, tapi jangan dipaksa jika tidak bisa hidup.

Baca juga: Cara Aman Pengendara Motor Lewat Bawah Konstruksi Flyover

Kasat Lantas Polres Madiun, AKP Imam Mustolich bersama anggotanya mengatur arus lalu lintas di ruas jalan nasional Surabaya-Madiun di Desa Garon, Kecamatan Balerejo, Kabupaten Madiun yang mengalami kemacetan lantaran diterjang banjir, Rabu ( 6 / 3 / 2019) sore.KOMPAS.com/MUHLIS AL ALAWI Kasat Lantas Polres Madiun, AKP Imam Mustolich bersama anggotanya mengatur arus lalu lintas di ruas jalan nasional Surabaya-Madiun di Desa Garon, Kecamatan Balerejo, Kabupaten Madiun yang mengalami kemacetan lantaran diterjang banjir, Rabu ( 6 / 3 / 2019) sore.

“Kalau punya kemampuan, bisa periksa komponen kelistrikan, saringan udara, busi, knalpot, baterai, sampai karburator jika motornya belum injeksi. Namun jika tidak, segera bawa ke bengkel resmi terdekat,” kata Endro.

Jangan lupa juga cek kondisi oli mesin. Pastikan oli mesin masih bagus dengan melihat warnanya. Jika seperti kopi susu jangan tunda ganti oli.

“Lalu untuk oli, kalau sudah tercampur air, langsung diganti. Jangan menunda pengecekan jika motor sudah terendam banjir dalam waktu yang cukup lama,” katanya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X