Harga Mobil Baru Jadi Mahal Akibat APAR, Ini Kata Gaikindo

Kompas.com - 14/01/2021, 09:51 WIB
Pemasangan APAR di kabin mobil bisa dipertimbangkan untuk penanganan pertama pada kebakaran AmazonPemasangan APAR di kabin mobil bisa dipertimbangkan untuk penanganan pertama pada kebakaran
Penulis Stanly Ravel
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Kenaikan harga mobil baru di awal 2021 sedikit berbeda. Tak hanya karena penyesuaian pajak seperti tahun sebelumnya, tapi juga akibat penambahan alat pemadam api ringan atau APAR.

Seperti diketahui, beberapa agen pemegang merek (APM) seperti Suzuki, Daihatsu, dan Toyota sudah mengakui adanya APAR menambah kenaikan harga dari produknya.

Kondisi ini pun mendatangkan respons dari masyarakat, terutama calon konsumen. Banyak yang merasa makin terbebani dengan banderol mobil yang makin mahal akibat APAR.

Baca juga: Dipasang APAR, Harga Kijang Innova Naik Rp 2 Jutaan

Menanggapi masalah ini, Kukuh Kumara, Sekertaris Umum Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), mengatakan, sebenarnya hal tersebut tak perlu diperdebatkan karena tujuannya sudah jelas.

Pengunjung menyaksikan pameran otomotif Telkomsel Indonesia International Motor Show (IIMS) 2019 di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat, Jumat (26/4/2019). Pameran otomotif terbesar ini akan berlangsung hingga 5 Mei 2019 mandatang.KOMPAS.COM/KRISTIANTO PURNOMO Pengunjung menyaksikan pameran otomotif Telkomsel Indonesia International Motor Show (IIMS) 2019 di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat, Jumat (26/4/2019). Pameran otomotif terbesar ini akan berlangsung hingga 5 Mei 2019 mandatang.

"Terkait kewajiban APAR itu harusnya didukung, karena kaitannya masalah keselamatan dari pengguna mobil itu sendiri. Bila ada penambahan harga juga tidak terlalu besar dan tidak sebanding dengan nilai safety-nya," ucap Kukuh saat dihubungi Kompas.com, Rabu (12/1/2021).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Lebih lanjut Kukuh menjelaskan, masalah APAR sebenarnya sudah lama dibicarakan, namun memang pelaksanaannya sempat terkendala karena satu dan lain hal.

Kondisi mobil Toyota Kijang Inova nomor polisi W 1016 BK usai terbakar di Tol Pandaan-Malang, Rabu (12/6/2019)Dok. Kasatlantas Polres Pasuruan AKP Eko Iskandar Kondisi mobil Toyota Kijang Inova nomor polisi W 1016 BK usai terbakar di Tol Pandaan-Malang, Rabu (12/6/2019)

Kehadiran APAR yang menjadi perangkat safety tambahan pada mobil, menurut Kukuh tidak bisa ditawar lantaran fungsinya yang cukup penting, yakni sebagai alat atau fasilitas tanggap darurat awal.

Baca juga: Ingat, Mulai Tahun Ini Mobil Baru Wajib Dilengkapi APAR

"Patut diketahui, kejadian mobil terbakar itu cukup banyak sekali kasusnya, tapi memang kurang diketahui karena informasinya yang mungkin tidak seramai kasus-kasus kecelakaan selama ini," ujar Kukuh.

Ilustrasi pengendara menggunakan APARprocarreviews.com Ilustrasi pengendara menggunakan APAR

"Kalau melihat dari data, angkanya sampai ratusan dan itu bisa di mana saja, mulai jalanan sampai garasi rumah. APAR ini fungsinya sebagai tanggap di awal, tidak mungkin saat kejadian berharap pemadam langsung datang kan," kata dia.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.