Musim Hujan, Biker Jangan Asal Cari Tempat Berteduh

Kompas.com - 12/01/2021, 19:31 WIB
Pengendara motor berteduh di bawah jembatan di kawasan Slipi, Jakarta, Jumat (14/11/2014). Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperkirakan wilayah DKI Jakarta diguyur hujan dengan intensitas ringan hingga sedang pada siang hingga malam hari. KOMPAS IMAGES/RODERICK ADRIAN MOZES RODERICK ADRIAN MOZESPengendara motor berteduh di bawah jembatan di kawasan Slipi, Jakarta, Jumat (14/11/2014). Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperkirakan wilayah DKI Jakarta diguyur hujan dengan intensitas ringan hingga sedang pada siang hingga malam hari. KOMPAS IMAGES/RODERICK ADRIAN MOZES

JAKARTA, KOMPAS.com - Menggunakan jas hujan, bisa menjadi salah satu senjata utama bagi pengendara motor saat menghadapi musim hujan. Namun apabila cura hujannya cukup tinggi apalagi disertai angin kencang, maka tidak disarankan untuk terus melanjutkan perjalanan.

Jika sudah seperti ini, opsi yang disarankan adalah mencari tempat untuk berteduh sejenak. Founder Jakarta Defensive Driving Consulting (JDDC) Jusri Pulubuhu, mengingatkan biker untuk mencari lokasi yang aman dan tidak menganggu ketertiban lalu lintas.

Baca juga: Pakai Upside Down, Harga All New Honda CBR150R Cuma Naik Rp 600 Ribu

“Kita sudah tahu, dilarang untuk menggunakan kolong fly over atau underpass untuk berteduh karena mengganggu kelancaran lalu lintas,” ucap Jusri saat dihubungi Kompas.com, Selasa(12/1/2021).

Selain mengganggu, Jusri menegaskan, berteduh di kedua tempat itu memiliki bahaya juga bagi si pengemudi motor dan pengguna jalan lainnya.

Para pengendara motor berteduh di kolong underpass Pasar Minggu Jakarta Selatan.IWAN SUPRIYATNA/KOMPAS.com Para pengendara motor berteduh di kolong underpass Pasar Minggu Jakarta Selatan.

“Bayangkan bila ada mobil yang melintas kencang tanpa mengetahui ada puluhan motor yang berteduh di sana, karena memang tempat itu bukan untuk berteduh,” katanya.

Jusri menyarankan para biker untuk mencari lokasi yang aman bila ingin berteduh. Aman yang dimaksud bukan hanya terhindar dari guyuran hujan, tapi juga mementingkan segi keselamatan baik bagi dirinya maupun pengguna jalan lain.

Baca juga: Nissan Magnite Mulai Dikirim Maret 2021

Contoh seperti singga sejenak di halte, atau tempat yang tidak mengganggu lalu lintas. Jusri juga mengingatkan pengendara untuk memperhatikan kondisi lokasi saat berteduh.

Apalagi dalam kondisi hujan deras dan angin kencang yang menimbulkan sejumlah pohon tumbang dan mengakibatkan kerusakan, bahkan sampai korban jiwa.

“Aman yang dimaksud pada segala aspek, jadi baiknya cari lokasi berteduh yang jauh dari pohon, atau bersifat bangunan yang kokoh. Bukan hanya mencari tempat singgah untuk menghindari basah dari hujan saja,” katanya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X