Gratis Uji Emisi Mobil Sampai 21 Januari, Berapa Biaya Tes Mandiri?

Kompas.com - 09/01/2021, 07:02 WIB
Sanksi uji emisi mobil dan motor mulai diterapkan Januari 2021 DINAS LINGKUNGAN HIDUP DKISanksi uji emisi mobil dan motor mulai diterapkan Januari 2021
Penulis Stanly Ravel
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Jelang implementasi Peraturan Gubernur ( Pergub) Nomor 66 mengenai kewajiban uji emsi bagi kendaraan bermotor pada 24 Januari 2021, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta menggelar rangkaian tes gratis di beberapa wilayah.

Namun pelaksanaan uji emisi gratis tersebut berakhir pada 21 Januari 2021. Artinya, bila lebih dari tanggal yang ditetapkan, pemilik mobil dan sepeda motor dengan usia tiga tahun lebih harus melakukan pengetesan dengan mengeluarkan biaya sendiri.

"Sejauh ini sosialisasi sampai 21 Januari, karena di 24 (Januari) sudah penerapan. Bila tidak memanfaatkan yang sekarang ini, mereka (pemilik kendaraan) harus uji sendiri di bengkel yang ada," ucap Plt Kepala DLH DKI Jakarta Syaripudi, saat ditemui di Jalan Pemuda, Jakarta Timur, Rabu (6/1/2021).

Baca juga: Wajib Uji Emisi di Jakarta, buat Kendaraan Usia di Atas 3 Tahun

Lantas berapa ongkos atau biaya yang harus dikeluarkan pemilik mobil bila harus melakukan uji emisi sendiri?

Saat redaksi menanyakan soal ketersediaan uji emisi di Daihatsu, Ratno Yunanto, Service Department Head PT Astra International Daihatsu Sales Operation (AI-DSO), menjelaskan, pihaknya sudah memiliki layanan tersebut.

Uji Emisi Kendaraan Gratis jelang implementasi sanksi pada 24 Januari 2021KOMPAS.COM/STANLY RAVEL Uji Emisi Kendaraan Gratis jelang implementasi sanksi pada 24 Januari 2021

"Daihatsu sudah memulai layanannya, untuk biaya kita kenakan Rp 165.000 per unit. Itu sudah termasuk lampiran hasil dan sertifikat lulus uji emisi, serta kami upload hasilnya ke sistem yang terintegrasi," ujar Ratno kepada Kompas.com, Jumat (8/1/2021).

Baca juga: Sanksi Uji Emisi Juga Berlaku Bagi Kendaraan Luar Jakarta

"Untuk saat ini baru dua bengkel, tapi dalam waktu dekat akan ada penambahan lagi sehingga total untuk wilayah DKI Jakarta ada tujuh bengkel Daihatsu yang melayani pengujian emisi kendaraan," kata dia.

Ketika ditanya apakah terbuka untuk umum, Ratno menjelaskan karena berstatuskan rujukan DLH, maka Daihatsu pun menerima merek lain. Namun demikian, secara prioritas tetap diberikan ke konsumen Daihatsu.

 

Bagi pemilik Toyota, bengkel jaringan Auto2000 juga diklaim sudah memiliki fasilitas pengujian emisi. Sedangkan biayanya sendiri gratis, dengan catatan selama mobil konsumen rutin melakukan sevis berkala.

Tapi bagi konsumen Toyota atau merek lain yang datang dengan tujuan hanya ingin tes emisi gas buang saja, dikenakan ongkos sebesar Rp 150.000.

Baca juga: Bagaimana Caranya Supaya Mobil Lulus Uji Emisi?

Sanksi uji emisi mobil dan motor mulai diterapkan Januari 2021DINAS LINGKUNGAN HIDUP DKI Sanksi uji emisi mobil dan motor mulai diterapkan Januari 2021

"Gratis bila mereka melakukan perawatan rutin. Sementara yang datang untuk keperluan tes saja biayanya Rp 150.000, lengkap dengan print-out hasil berupa PDF serta sertifikat kelulusan," ujar Suparna, Kepala Bengkel Auto2000 Cilandak.

"Kami juga unggah data lulus emisi konsumen ke ujiemisi.jakarta.go.id atau E- Uji Emisi dan akan ada barcode. Sehingga bila ada razia, konsumen tinggal tunjukan barcode tersebut sebagai bukti lulus uji emisi," kata dia.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X