Konsumsi Premium di Bogor dan Depok Mulai Berkurang

Kompas.com - 08/01/2021, 17:51 WIB
Petugas SPBU menggunakan alat pelindung wajah saat melayani pengendara di SPBU Pertamina 31.128.02 di Jl. Letjen M.T. Haryono, Jakarta Timur, Senin (1/6/2020). Penggunaan alat pelindung wajah (Face Shield) tersebut sebagai salah satu upaya untuk melindungi diri saat berhubungan langsung dengan pengendara dalam pencegahan penyebaran COVID-19. KOMPAS.com/GARRY LOTULUNGPetugas SPBU menggunakan alat pelindung wajah saat melayani pengendara di SPBU Pertamina 31.128.02 di Jl. Letjen M.T. Haryono, Jakarta Timur, Senin (1/6/2020). Penggunaan alat pelindung wajah (Face Shield) tersebut sebagai salah satu upaya untuk melindungi diri saat berhubungan langsung dengan pengendara dalam pencegahan penyebaran COVID-19.
|

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Pertamina (Persero) mencatat konsumsi bahan bakar minyak ( BBM) beroktan 90 ke atas di wilayah Kota Bogor, Depok, dan Sukabumi alami peningkatan singifikan selama Porgram Langit Biru (PLB).

Unit Manager Communication, Relations & CSR Regional Jawa Bagian Barat, Eko Kristiawan mengatakan, capaian ini seiring dengan penurunan konsumsi BBM jenis Premium (RON) selama dua bulan terakhir atau 6 November 2020 hingga 4 Januari 2021 di titik terkait.

"Ini merupakan bentuk kepedulian masyarakat dalam menggunakan BBM dengan angka oktan tinggi untuk menerapkan penggunaan energi yang lebih bersih guna meningkatkan kualitas udara dan lingkungan," katanya di keterangan tertulis, Jumat (8/1/2021).

Baca juga: Mengenal Fungsi dan Cara Kerja Knock Sensor pada Sistem Injeksi

Petugas SPBU menggunakan alat pelindung wajah saat melayani pengendara di SPBU Pertamina 31.128.02 di Jl. Letjen M.T. Haryono, Jakarta Timur, Senin (1/6/2020). Penggunaan alat pelindung wajah (Face Shield) tersebut sebagai salah satu upaya untuk melindungi diri saat berhubungan langsung dengan pengendara dalam pencegahan penyebaran COVID-19.KOMPAS.com/GARRY LOTULUNG Petugas SPBU menggunakan alat pelindung wajah saat melayani pengendara di SPBU Pertamina 31.128.02 di Jl. Letjen M.T. Haryono, Jakarta Timur, Senin (1/6/2020). Penggunaan alat pelindung wajah (Face Shield) tersebut sebagai salah satu upaya untuk melindungi diri saat berhubungan langsung dengan pengendara dalam pencegahan penyebaran COVID-19.

Secara rinci, di Kota Bogor pada Senin (4/1/2021) tercatat konsumsi BBM Premium turun hingga 49 persen atau sekitar 31 KL dari konsumsi normal harian yaitu 64 KL.

Sama halnya dengan Kota Depok yang alami penurunan sampai 75 persen atau lebih dari 80 KL dari konsumsi normal hariannya, yakni 116 KL. Sedangkan di Kota Sukabumi, penurunan konsumsi Premium turun 55 persen dari konsumsi harian normal yakni 26 KL.

Eko menjelaskan, Pertamina mencatat peningkatan konsumsi BBM jenis Perta Series di Kota Bogor dan Depok. Adapun BBM jenis Pertalite di Kota Bogor dan Depok meningkat hingga sekitar 7 persen dari konsumsi normal harian yaitu lebih dari 600 KL.

Sedangkan konsumsi Pertamax (RON 92) meningkat 9 persen dari konsumsi harian normal sekitar lebih dari 200 KL. Untuk produk Pertamax Turbo (RON 98) turut mengalami peningkatan sebesar 35 persen dari konsumsi normal harian yaitu hampir 8 KL.

Sementara di Kota Sukabumi, angka konsumsi Pertamax pada periode sama turut memperlihatkan peningkatan sekitar 5 persen dari konsumsi harian normal yaitu lebih dari 20 KL.

Baca juga: Musim Hujan, Pahami Teknik Pengereman Sepeda Motor di Trek Basah

Antrean SPBU di Trans Jawa selama libur natal dan tahun baru 2021 Antrean SPBU di Trans Jawa selama libur natal dan tahun baru 2021

"Sebagai wujud apresiasi itu, Pertamina melanjutkan Program Pertalite harga Khusus di wilayah terkait. Sehingga, konsumen bisa merasakan performa Pertalite dengan harga Rp 6.850 per liter," kata Eko.

Program Langit Biru sebagai bentuk komitmen terhadap pelestarian lingkungan, memperoleh dukungan dari masyarakat di Kota Bogor, Depok, dan Sukabumi.

Dengan semakin bertambahnya kesadaran dan kepedulian masyarakat akan penggunaan energi BBM bersih yang rendah emisi, diharapkan pelestarian lingkungan dapat sejalan dengan kembali pulihnya aktivitas kegiatan ekonomi masyarakat di wilayah Jawa Barat..

"Semoga kualitas lingkungan, khususnya udara di wilayah Jawa Barat semakin bersih seiring dengan peningkatan penggunaan BBM yang berkualitas dan rendah emisi," tutupnya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X