Mulai Musim Hujan, Waspada Kelistrikan Mobil yang Dimodifikasi

Kompas.com - 08/01/2021, 19:41 WIB
Ilustrasi berkendara di musim hujan -Ilustrasi berkendara di musim hujan

JAKARTA, KOMPAS.com - Memasuki musim hujan bukan hanya harus ekstra waspada ketika berkendara, namun pemilik mobil juga wajib melakukan pengecekan pada kendaraannya.

Apalagi bagi mobil yang sudah mengalami modifikasi atau pemasangan aftermarket yang berkaitan dengan sistem kelistrikan. Mulai dari alarm tambahan, sistem instalasi audio, klakson, sampai yang paling mudah ditemui adalah pemasangan lampu HID atau LED.

Baca juga: Mengenal Fungsi dan Cara Kerja Knock Sensor pada Sistem Injeksi

Meski rata-rata lokasinya tertutup, tapi dengan status komponen tambahan ada baiknya di cek ulang, apalagi proses pemasangannya kebanyakan tidak melalui bengkel resmi.

“Kalau dilihat memang hampir semua barang aftermarket terkait kelistrikan tertutup, tapi di musim hujan dimana mobil terus menerus diguyur air, ada baiknya di cek kembali. Terutama pada bagian perkabelannya,” ujar Service Part Division Head PT Astra Daihatsu Motor (ADM) Anjar Rosjadi saat dihubungi Kompas.com belum lama ini.

Pasang alarm dikhawatirkan mengganggu kinerja kelistrikan sepeda motor.KompasOtomotif-donny apriliananda Pasang alarm dikhawatirkan mengganggu kinerja kelistrikan sepeda motor.

Menurut Anjar, tidak jarang perangkat aftermarket yang diaplikasikan pada bengkel umum atau non-spesialis pemasangan kabel tidak rapi. Bahkan pada beberapa kasus ada yang hanya menyambung dan menyuntik kabel tanpa memperhatikan risikonya.

Kondisi tersebut sangat berbahaya ketika musim hujan, karena mobil akan lebih intens terkena air.

Bahkan kemungkinan air masuk ke dalam sistem kabel juga cukup besar. Tentu dampaknya sangat merugikan bila sampai terjadi hubungan arus pendek, karena air sendiri merupakan penghantar listrik yang cukup baik.

Baca juga: Bagaimana Caranya Supaya Mobil Lulus Uji Emisi?

Anjar menyarankan pemilik mobil untuk mengecek ulang kondisi pemasangan perangkat kelistrikan aftermarket-nya. Bila kurang yakin, pemilik bisa memanggil atau menyambangi bengkel resmi atau ke bengkel spesialis.

“Paling penting itu dipastikan lagi kondisi pada sambungan kabel, kalau hanya dibungkus atau diisolasi, lebih baik diganti dengan memasang soket karena jauh lebih kedap saat terkena air. Pastikan juga instalasinya rapi, dalam arti tidak ada yang menyuntik, karena ini sangat berbahaya bila terkena air,” katanya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X