Iring-iringan Jenazah Sering Dikawal Ojol, Justru Rawan Konflik

Kompas.com - 08/01/2021, 10:42 WIB
Komunitas motor pengawal ambulans, Indonesia Escorting Ambulance (IEA) Instagram @IEA_DepokKomunitas motor pengawal ambulans, Indonesia Escorting Ambulance (IEA)

JAKARTA, KOMPAS.com – Iring-iringan jenazah termasuk dalam kendaraan yang diprioritaskan di jalan menurut UU Nomor 22 Tahun 2009 Pasal 134. Selain itu, biasanya ada iring-iringan mobil lain yang turut mengantar jenazah ke pemakaman.

Namun, saat ini sering ditemui para pengendara ojek online ( ojol) yang membantu mengawal mobil ambulans. Mereka membantu membuka jalan dengan maksud agar jalannya iring-iringan tidak terhambat lalu lintas.

Namun, apakah iring-iringan dari ojol ini aman dan efektif dalam mengawal ambulans?

Baca juga: Masih Banyak yang Belum Tahu, Ada Batas Kecepatan di Jalan Tol

Biker kawal ambulans Indonesia Escorting Ambulance Biker kawal ambulans

Training Director Safety Defensive Consultant Indonesia Sony Susmana mengatakan, iring-iringan jenazah memang sebaiknya dikawal oleh voorijder dengan tujuan tertib lalu lintas dan penghormatan terakhir.

“Namun jika dikawal ojol, itu sama saja dengan melanggar hukum, mereka enggak punya otoritas dan kompetensi. Memang membantu itu baik, tapi belum tentu benar,” ucap Sony kepada Kompas.com, Kamis (7/1/2021).

Baca juga: Ulik Perbedaan Yamaha Exciter 155 VVA dan MX King Lawas

Selain itu, tidak jelas bagaimana mulainya ojol ini mengawal ambulans iring-iringan jenazah. Entah inisiasi dari pengendara ojol atau ambulans yang meminta bantuan. Sony mengatakan, dari hal ini yang pasti belum tentu aman dan rawan konflik.

“Jadi kalau ada yang tiba-tiba mengawal dari ojol, kasih dan buka jalan saja. Toh enggak ada untungnya dihalang-halangi, dan kita jangan ikut-ikutan melanggar,” kata Sony.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X