Pelajari Syarat Lulus Uji Emisi Kendaraan di Jakarta

Kompas.com - 07/01/2021, 07:22 WIB
Uji Emisi Kendaraan Gratis jelang implementasi sanksi pada 24 Januari 2021 KOMPAS.COM/STANLY RAVELUji Emisi Kendaraan Gratis jelang implementasi sanksi pada 24 Januari 2021
Penulis Stanly Ravel
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Jakarta mulai mengetatkan aturan uji emisi gas buang dari sepeda motor dan mobil sebagai langkah pengendalian polisi udara.

Para pemilik kendaran, terutama yang berusia 3 tahun lebih, wajib melakukan uji emisi sesuai Peraturan Gubernur (Pergub) DKI Jakarta Nomor 66 Tahun 2020. Bila tidak, maka akan dikenakan sanksi yang direncanakan bakal efektif mulai 24 Januari 2021.

Lalu apa saja syarat mobil dan motor agar lulus uji emisi, menjawab hal ini Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi DKI Jakarta Syaripudin mengatakan, sebenarnya tergantung dari kondisi kendaraannya sendiri.

Baca juga: Sanksi Tilang Uji Emisi Kendaraan Masih Digodok

"Paling utama itu soal perawatan, secara teknis pasti dari kondisi mesinnya. Apakah mobil atau motornya yang dipakai itu rutin melakukan servis atau tidak, dirawat atau tidak," ujar Syaripudin saat ditemui di Jalan Pemuda, Jakarta Timur, Rabu (6/1/2021).

"Setelah itu, faktor kedua yang berkaitan adalah dari sisi bahan bakar yang digunakan pada kendaraan, bila menggunakan yang bagus otomatis sistem pembakarannya juga lebih baik," kata dia.

Kondisi serupa juga dijelaskan oleh Anjar Rosjadi, Service Parts Division Head PT Astra Daihatsu Motor (ADM).

Menurut Anjar, penggunaan bahan bakar memiliki peran penting menentukan emisi gas buang dari kendaraan selain dari faktor perawatan berkala. Lantaran itu, setiap pabrikan biasanya mencantumkan rekomendasi bahan bakar yang harus digunakan pada tiap produknya.

Sanksi uji emisi mobil dan motor mulai diterapkan Januari 2021DINAS LINGKUNGAN HIDUP DKI Sanksi uji emisi mobil dan motor mulai diterapkan Januari 2021

Baca juga: Sanksi Siap Berlaku, DLH Imbau Warga DKI Manfaatkan Uji Emisi Gratis

"Selain untuk menjaga performa mesin juga untuk menekan emisi gas buang. Direkomendasikan bahan bakar dari pabrikan itu tujuannya agar pembakaran lebih sempurna, sehingga tak meninggalkan residu atau karbon yang bikin gas buang jadi tinggi," ucap Anjar beberapa waktu lalu.

Terkait soal aturan ambang batas emisi gas buang kendaraan, parameternya mengacu pada Pergub DKI Jakarta Nomor 31 Tahun 2008 tentang Ambang Batas Emisi Gas Buang Kendaraan Bermotor, dengan rincian sebagai berikut ;

Petugas SPBU menggunakan alat pelindung wajah saat melayani pengendara di SPBU Pertamina 31.128.02 di Jl. Letjen M.T. Haryono, Jakarta Timur, Senin (1/6/2020). Penggunaan alat pelindung wajah (Face Shield) tersebut sebagai salah satu upaya untuk melindungi diri saat berhubungan langsung dengan pengendara dalam pencegahan penyebaran COVID-19.KOMPAS.com/GARRY LOTULUNG Petugas SPBU menggunakan alat pelindung wajah saat melayani pengendara di SPBU Pertamina 31.128.02 di Jl. Letjen M.T. Haryono, Jakarta Timur, Senin (1/6/2020). Penggunaan alat pelindung wajah (Face Shield) tersebut sebagai salah satu upaya untuk melindungi diri saat berhubungan langsung dengan pengendara dalam pencegahan penyebaran COVID-19.

1. Mobil bensin tahun produksi di bawah 2007, wajib memiliki kadar CO2 di bawah 3,0 persen dengan HC di bawah 700 ppm.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X