Perpanjangan SIM B Tidak Bisa di Satpas SIM Keliling, Pemohon Wajib Tes Simulator

Kompas.com - 05/01/2021, 07:12 WIB
Warga bergerombol di depan loket pelayanan kesehatan untuk perpanjangan SIM di MPP Kota Bekasi, Senin (19/2/2018). Tidak adanya layar petunjuk nomor urut, serta pengeras suara dan ditambah ketidakdisiplinan warga membuat pelayanan nampak semrawut. Kompas.com/Setyo AdiWarga bergerombol di depan loket pelayanan kesehatan untuk perpanjangan SIM di MPP Kota Bekasi, Senin (19/2/2018). Tidak adanya layar petunjuk nomor urut, serta pengeras suara dan ditambah ketidakdisiplinan warga membuat pelayanan nampak semrawut.
Penulis Ari Purnomo
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Melakukan perpanjangan Surat Izin Mengemudi (SIM) memang bisa dilakukan di Satuan Pelayanan Administrasi (Satpas) SIM keliling.

Tetapi, untuk jenis SIM tertentu seperti B I dan B II umum tidak bisa dilakukan di Satpas SIM keliling dan harus dilakukan di kantor Satpas SIM.

Adanya perbedaan peruntukan saat mengemudikan kendaraan dengan berat lebih dari 3,5 ton menjadikan pemohon harus mengikuti prosedur yang ada.

Kasi SIM Subdit Regident Ditlantas Polda Metro Jaya AKP Agung Permana mengatakan, untuk perpanjangan SIM jenis B I dan B II umum tidak bisa dilakukan di Satpas SIM keliling.

Baca juga: Mengapa STNK Kendaraan yang Sudah Dijual Perlu Diblokir?

“Untuk perpanjangan SIM BI dan B II umum ada ujian simulator, karena memang peruntukannya berbeda dengan jenis SIM lain,” kata Agung kepada Kompas.com, Senin (4/1/2021).

Perpanjang SIM di Telkomsel IIMS 2019KOMPAS.com / Aditya Maulana Perpanjang SIM di Telkomsel IIMS 2019

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dengan adanya persyaratan untuk mengikuti ujian simulator tersebut, otomatis perpanjangan SIM BI dan B umum juga harus dilakukan di kantor Satpas SIM dan tidak bisa di Satpas keliling.

“Hal ini sesuai dengan Peraturan Kapolri (Perkap) nomor 9 tahun 2012 tentang Surat Izin Mengemudi (SIM),” tuturnya.

Untuk melakukan perpanjangan SIM, Agung menyarankan, agar pemohon tidak memilih waktu yang mepet atau mendekati habis masa berlakunya.

Sebaiknya, pemohon mengajukan permohonan untuk perpanjangan SIM jauh-jauh hari sebelum masa berlaku habis.

Baca juga: Begini Cara Mudah Blokir STNK Tanpa Harus ke Samsat

Jika pengajuan perpanjangan SIM melebihi masa berlaku otomatis SIM akan dinyatakan mati dan pemohon harus mengajukan penerbitan baru lagi.

Suasana pelayanan pembuatan dan perpanjangan SIM di kantor Satlantas Polres Lamongan, Senin (11/11/2019).Dok. Polres Lamongan Suasana pelayanan pembuatan dan perpanjangan SIM di kantor Satlantas Polres Lamongan, Senin (11/11/2019).

“SIM bisa diperpanjang beberapa hari sebelum masa tempo berlaku habis, jadi sebaiknya sebelum waktu berlaku habis,” ucapnya.

Seperti diketahui, sesuai dengan pasal 80 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ), SIM B1 dan B2 dibedakan berdasarkan jumlah berat yang diperbolehkan dan kereta tempelan.

Baca juga: Cara Blokir STNK Motor dan Mobil Tanpa Perlu Keluar Rumah

SIM B1 dan B1 Umum, yakni untuk sopir yang mengemudikan mobil penumpang dan barang perseorangan atau umum dengan jumlah berat yang diperbolehkan lebih dari 3,5 ton.

Sedangkan untuk jenis SIM B2 dan B2 Umum, diperuntukkan bagi pengemudi kendaraan alat berat, kendaraan penarik atau kendaraan bermotor lebih dari 3,5 ton dengan menarik kereta tempelan atau gandengan yang diperbolehkan yakni lebih dari 1 ton.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X