Jaga Ini Agar Motor Tidak Nyusahin Saat Dipakai Liburan

Kompas.com - 16/12/2020, 19:31 WIB
Sejumlah pemudik motor melewati jalan raya Puncak, Ciawi, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin (18/6/2018). Memasuki H+3 Lebaran, arus balik yang melalui jalur Puncak, Bogor mulai didominasi pemudik motor yang berasal dari wilayah Cianjur, Bandung, Pangandaran dan Tasikmalaya. ANTARA FOTO/ARIF FIRMANSYAHSejumlah pemudik motor melewati jalan raya Puncak, Ciawi, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin (18/6/2018). Memasuki H+3 Lebaran, arus balik yang melalui jalur Puncak, Bogor mulai didominasi pemudik motor yang berasal dari wilayah Cianjur, Bandung, Pangandaran dan Tasikmalaya.

JAKARTA, KOMPAS.com - Momen libur panjang natal dan tahun baru seperti saat ini, kerap dimanfaatkan banyak masyarakat untuk menghabiskan waktu bersama keluarga atau teman untuk bepergian ke luar kota.

Tidak sedikit dari mereka yang memanfaatkan moda transportasi roda dua. Namun perlu diingat, ketika ingin berlibur jarak jauh, sesungguhnya tidak disarankan menggunakan sepeda motor.

Soal sepeda motor, PT Astra Honda Motor (AHM) mencoba berbagi tips mempersiapkan motor supaya tidak menyusahkan ketika diajak mobilitas saat berlibur.

Baca juga: 8 Cara Mudah Hemat Bahan Bakar Selama Perjalanan Liburan

Ban

Periksa ban motorShutterstock Periksa ban motor

Perhatikan kondisi ban motor dalam keadaan tidak habis (aus), sehingga dapat memiliki cengkraman yang optimal saat pengereman, terutama dalam kondisi hujan. Pastikan batas maksimal ban masih aman dengan ketebalan pola tapak ban yang masih dapat digunakan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Gantilah ban sebelum melewati batas maksimal motor. Mudahnya, gunakan tread sebagai indikator tingkat keausan ban, terletak di tengah ulir ban. Posisi tread dapat dilihat dari segitiga Tread Wear Indicator (TWI) yang biasanya terdapat di sisi dinding ban,” ujar Technical Service Divison PT Astra Honda Motor (AHM) Endro Sutarno saat dihubungi Kompas.com beberapa waktu lalu.

Saran lainnya, gunakan ban yang sesuai standar pabrikan dan pastikan tekanan angin sesuai dengan standar yang tertera pada sepeda motor. Ukuran standar tekanan ban dapat dilihat pada dek skutik, sedangkan sport dan bebek tertera pada lengan ayun (swing arm).

Sistem Pengereman

Pantau kondisi kampas remStanly/Otomania Pantau kondisi kampas rem

Perhatikan tingkat keausan kampas rem. Hal ini dapat dilihat dari ciri minimal ketebalan kurang dari 2 mm. Lalu minyak rem dalam kondisi sesuai batas ukur, terutama jika jangka waktu lebih dari 2 tahun.

“Jika tuas rem terlalu keras atau dalam, segeralah melakukan perbaikan ke bengkel resmi terdekat,” ucap Endro.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.