Bus Bio Laboratorium Buatan Karoseri Laksana untuk Daerah Terpencil

Kompas.com - 16/12/2020, 15:21 WIB
Bus Bio Laboratorium buatan Laksana Karoseri LaksanaBus Bio Laboratorium buatan Laksana

JAKARTA, KOMPAS.com – Fasilitas laboratorium biasanya hanya ditemukan di rumah sakit besar. Daerah-daerah terpencil yang tidak memiliki rumah sakit besar menjadi kesulitan untuk mendapatkan hasil laboratorium yang akurat.

Oleh karena itu, karoseri Laksana berkolaborasi dengan PT Duta Cemerlang Motor (Hino) dan Merapi dan Vinadia (Laboratorium) untuk membuat bus Bio Laboratorium. Tujuannya sebagai laboratorium di daerah-daerah terpencil.

Direktur Teknik Laksana Bus, Stefan Arman mengatakan, bus laboratorium ini digunakan untuk kebutuhan lab pada umumnya, namun karena kondisi pandemi, nantinya akan digunakan untuk pengetesan PCR dan SWAB test.

Baca juga: Yamaha Rilis All New Aerox 155 Versi MotoGP

Bus Bio Laboratorium buatan LaksanaKaroseri Laksana Bus Bio Laboratorium buatan Laksana

“Bus ini digunakan untuk menjangkau area-area terpencil yang mungkin tidak tersedia fasilitas rumah sakit atau laboratorium,” ucap Stefan dalam acara memperkenalkan Bio Smart & Safe Bus dan Bus Bio Laboratorium ke Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, Senin, (14/12/2020).

Untuk spesifikasinya, Export Manager karoseri Laksana, Werry Yulianto mengatakan, bus Bio Laboratorium ini memakai bodi Tourista dengan lampu belakang model Nucleus, memakai sasis Hino FC.

“Kemudian pintu belakangnya memang berbeda karena untuk jalan masuk ke bio labnya yang dibuat kedap,” ucap Werry kepada Kompas.com, Selasa (15/12/2020).

Baca juga: Hilang di Situs Resmi, Isuzu Panther Resmi Pamit?

Bus Bio Laboratorium buatan LaksanaKaroseri Laksana Bus Bio Laboratorium buatan Laksana

Kemudian untuk kabinnya, dibuat enam ruangan terpisah. Pertama ada ruang pengemudi dan penumpang, ruang PCR, ruang ekstraksi, ruang ganti APD, ruang antara, dan ruang lepas APD.

“Semua ruangan sudah sesuai standar Bio Safety Cabinet Level 2 dan Kementerian Kesehatan mengenai spesifikasi teknis laboratorium berjalan. Kemudian akses keluar masuk juga terpisah untuk mencegah kontaminasi,” kata Werry.

Untuk fasilitas yang ada di kabinnya, tersedia mesin ekstraksi RNA, Pass Box dari luar ke ruang ekstraksi dan dari ruang ekstraksi ke ruang PCR, PCR workbench, Mesin real time PCR, freezer, chiller, HEPA filter, water supply dan CCTV.

“Proses pembuatan bus Bio Laboratorium ini cukup kompleks karena banyak faktor yang perlu diperhitungkan sesuai standar pembuatan laboratorium,” ucapnya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X