BBM Oktan Tinggi Cocok untuk Semua Jenis Kendaraan?

Kompas.com - 16/11/2020, 13:41 WIB
Petugas Mengisi bahan bakar di kios Pertamina di Jalan Tol Cikopo-Palimanan (Cipali), Jawa Barat, Kamis (15/6/2017). Kios Pertamina ini menyediakan BBM kaleng Pertamax, Pertamina Dex, dan Dexlite. KOMPAS.com / GARRY ANDREW LOTULUNGPetugas Mengisi bahan bakar di kios Pertamina di Jalan Tol Cikopo-Palimanan (Cipali), Jawa Barat, Kamis (15/6/2017). Kios Pertamina ini menyediakan BBM kaleng Pertamax, Pertamina Dex, dan Dexlite.
Penulis Ari Purnomo
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Setiap kendaraan yang diproduksi oleh pabrikan mempunyai rasio kompresi yang berbeda-beda.

Tingkat rasio inilah yang akan mempengaruhi penggunaan jenis bahan bakar minyak (BBM) yang sesuai.

Mengingat, bensin yang dipasarkan di Indonesia mempunyai Research Octane Number ( RON) yang berbeda-beda mulai dari RON 88 hingga RON di atas 90.

Semakin tinggi rasio kompresi kendaraan maka bahan bakar yang digunakan juga akan mempunyai nilai oktan yang lebih tinggi.

Baca juga: Blokir STNK yang Mati 2 Tahun Segera Diberlakukan

Begitu pula sebaliknya, jika kendaraan memiliki rasio kompresi lebih rendah maka bensin yang digunakan cukup dengan RON rendah.

Sejumlah pengendara mengisi bahan bakar di SPBU Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (9/1/2017). KOMPAS.com / GARRY ANDREW LOTULUNG Sejumlah pengendara mengisi bahan bakar di SPBU Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (9/1/2017).

Hanya saja, kadang pemilik kendaraan memilih menggunakan BBM dengan oktan tinggi meskipun rasio kompresinya rendah.

Tentunya dengan berbagai alasan yang dipercaya seperti performa mesin akan lebih baik, irit dan juga membersihkan ruang mesin.

Lalu apakah, bensin dengan oktan tinggi cocok dipakai untuk setiap jenis kendaraan? Executive Coordinator Service Division PT Astra Daihatsu Motor ( ADM) Bambang Supriyadi mengatakan, penggunaan BBM dengan oktan yang tidak sesuai dengan rasio kompresi memang bisa dilakukan.

Baca juga: Blokir STNK Segera Berlaku, Pelajari Regulasinya

Akan tetapi, hasilnya tidak akan bisa maksimal seperti ketika bahan bakar yang digunakan sesuai dengan rasio kompresi.

“Bisa dikatakan bukan tidak cocok, namun tidak efisien secara maksimal baik dari sisi spesifikasi maupun harganya,” kata Bambang kepada Kompas.com, Minggu (15/11/2020).

Mengisi bensin sesuai dengan spek kendaraan agar mesin tetap awetKompasOtomotif Mengisi bensin sesuai dengan spek kendaraan agar mesin tetap awet

Halaman Selanjutnya
Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X