Komunitas: Regulasi Konversi Motor Listrik Bagai Pedang Bermata Dua

Kompas.com - 16/11/2020, 10:02 WIB
Vespa Listrik KOMPAS.com/GilangVespa Listrik

JAKARTA, KOMPAS.com - Guna mempercepat tren kendaraan listrik di Indonesia, pemerintah resmi mengeluarkan peraturan mengenai regulasi konversi sepeda motor bermesin bensin menjadi tenaga listrik.

Peraturan itu tertuang dalam Peraturan Menteri Perhubungan Republik Indonesia Nomor PM 65 Tahun 2020 tentang Konversi Sepeda Motor dengan Penggerak Motor Bakar Menjadi Sepeda Motor Berbasis Baterai.

Lewat regulasi ini, maka pemilik motor jadul bisa mengonversi mesin bensin yang sudah berusia lawas, menjadi motor listrik berbasis baterai, yakni teknologi baru.

Banyak hal yang dibahas dalam peraturan tersebut. Secara garis besar dibagi menjadi tiga, yakni soal setrifikasi bengkel dan mekanik, serta uji tipe motor yang sudah dimodifikasi atau diubah bertenaga listrik.

Baca juga: Regulasi Konversi Motor Konvensional Jadi Listrik, Menyasar ke Bengkel

Motor listrik Kawasaki EndeavorBennetts.co.uk Motor listrik Kawasaki Endeavor

Hendro Sutono, Juru Bicara Komunitas Sepeda/ Motor Listrik ( Kosmik) mengatakan, mendukung upaya pemerintah dengan mengeluarkan peraturan soal konversi motor bensin ke motor listrik.

"Kita menyambut baik bahwa semangatnya memang bahwa motor-motor tua dan basisnya ICE (internal combustion engine) itu bisa dikonversi ke listrik. Sangat baik ada semangat itu," katanya kepada Kompascom, Sabtu (14/11/2020).

Meski demikian Hendro mengatakan, di sisi lain peraturan tersebut bagai pedang bermata dua. Maksud hati ingin memfasilitasi konversi motor bensin ke motor listrik tapi yang terjadi bisa jadi sebaliknya.

"Nah ini jadinya seperti dua sisi mata pedang. Dengan adanya peraturan itu sudah memungkinkan melakukan konversi, tapi ketika mau melakukan harus ada evaluasi ada aturannya," kata Hendro.

Vespa tahun 1982 yang diubah jadi motor listrik di Bangka, Senin (26/10/2020).KOMPAS.com/HERU DAHNUR Vespa tahun 1982 yang diubah jadi motor listrik di Bangka, Senin (26/10/2020).

"Di satu sisi ini akan melindungi konsumen atau pemakai bahwa konsumen yakin bahwa motor (hasil konversi) aman. Tapi yang kita mau tahu juga yaitu apakah segala sesuatu yang dituangkan dalam aturan sudah siap," katanya.

Selama ini kata Hendro, Kosmik bergerak secara mandiri. Jauh sebelum ada Permenhub soal konversi motor listrik, para anggotanya sudah melakukan hal tersebut. Mengubah motor bensin jadi listrik.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X