Target Penjualan Mobil 2020 Turun Lagi Jadi 525.000 Unit

Kompas.com - 14/11/2020, 07:22 WIB
Ilustrasi penjualan mobil Stanly/KompasOtomotifIlustrasi penjualan mobil
Penulis Stanly Ravel
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Ditolaknya relaksasi pajak nol persen serta kondisi pandemi Covid-19 yang belum rampung sampai saat ini, membuat performa penjualan mobil secara nasional belum optimal.

Berkaca dari kondisi tersebut, ditambah dengan resesi ekonomi yang terjadi, Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia ( Gaikindo) akhirnya melakukan revisi target penjualan yang awalnya 600.000 unit hingga akhir 2020.

"Meski sekarang ini ada indikasi ke arah positif, namun memang harus diakui kondisinya masih berat. Jadi sekarang (target) kita di 525.000 unit, karena memang recovery-nya ini lambat ya," ujar Sekretaris Umum Gaikindo Kukuh Kumara, saat dihubungi Kompas.com, Jumat (13/11/2020).

Baca juga: Mobil Murah Masih Jadi Primadona Honda

Menurut Kukuh, penetapan revisi target yang dilakukan saat awal pada kisaran 600.000 unit hingga akhir 2020, dilakukan dengan prediksi masalah Covid-19 dapat terkendali setidaknya pada pertengahan tahun.

Sales promotion girl (SPG) berpose di samping mobil dalam pameran otomotif Indonesia International Motor Show (IIMS) 2019 di Jiexpo Kemayoran, Jakarta Utara, Kamis (25/4/2019). Pameran IIMS 2019 berlangsung hingga 5 Mei 2019 mendatang. Sebanyak 36 merek roda dua dan roda empat ikut memamerkan produk terbarunya di sini.KOMPAS.com/GARRY LOTULUNG Sales promotion girl (SPG) berpose di samping mobil dalam pameran otomotif Indonesia International Motor Show (IIMS) 2019 di Jiexpo Kemayoran, Jakarta Utara, Kamis (25/4/2019). Pameran IIMS 2019 berlangsung hingga 5 Mei 2019 mendatang. Sebanyak 36 merek roda dua dan roda empat ikut memamerkan produk terbarunya di sini.

Namun kenyataannya, Covid-19 masih terus berlanjut. Apalagi pada beberapa bulan lalu kembali diberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar secara ketat yang membuat penjualan kembali melambat.

Hingga bulan kesembilan, penjualan mobil secara ritel diangkat 407.830 unit. Lalu dari data yang diberikan PT Astra Daihatsu Motor (ADM) beberapa hari lalu, pada Oktober naik dikisaran 450.000 unit, dan 420.000 unit untuk wholesales.

Baca juga: Hingga Oktober, Sigra Masih Mendominasi Penjualan Daihatsu

Melihat dari sisa waktu yang kurang lebih hanya tinggal satu bulan lagi, target 600.000 unit, dianggap Kukuh memang cukup berat. Apalagi banyak orang juga mulai menahan pembelian sebagai dampak dari kabar resesi.

Suasana booth Toyota di IIMS 2017.TAM Suasana booth Toyota di IIMS 2017.

"Sebenarnya akibat dampak pskilogis dari resesi juga berpengaruh, bikin orang menunda dan sebagainya, tapi dilihat dari sisi berbeda, industri otomotif mulai naik. Meski belum optimal, tapi trennya mulai bagus," ucap Kukuh.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X