Punya Uang Rp 60 Jutaan Bisa Dapat Avanza, Luxio hingga CR-V Bekas

Kompas.com - 01/11/2020, 11:02 WIB
Suzuki Auto Value merupakan diler mobil bekas bergaransi GridOto.comSuzuki Auto Value merupakan diler mobil bekas bergaransi
Penulis Ari Purnomo
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Mobil bekas harga di bawah Rp 100 juta masih menjadi idola bagi konsumen yang ingin membeli kendaraan roda empat di tengah pandemi Covid-19 ini.

Misalkan saja untuk mobil bekas dengan harga Rp 60 jutaan, banyak tipe yang bisa dijadikan referensi konsumen.

Mulai jenis Low Cost Green Car (LCGC), sedan, city car, Sport Utility Vehicle (SUV) hingga Multi Purpose Vehicle (MPV).

Pilihan mobil ini biasanya disesuaikan dengan kebutuhan serta ketersediaan ruang garasi di rumah.

Baca juga: Blokir STNK yang Mati 2 Tahun Segera Diberlakukan

Bagi konsumen yang ingin membeli mobil seken, harus siap konsekuensi untuk melakukan perbaikan jika terjadi kendala.

Pengunjung mengamati mobil bekas yang dipamerkan pada ajang Bazaar Mobil Bekas di JX International Convention Hall, Surabaya, Jawa Timur, Rabu (9/8/2017). Bazar yang diikuti puluhan showroom mobil bekas di Surabaya dan Sidoarjo tersebut diharapkan dapat meningkatkan daya beli dan memenuhi kebutuhan masyarakat untuk memiliki mobil. ANTARA FOTO/Zabur Karuru/kye/17 *** Local Caption ***  ANTARA FOTO/ZABUR KARURU Pengunjung mengamati mobil bekas yang dipamerkan pada ajang Bazaar Mobil Bekas di JX International Convention Hall, Surabaya, Jawa Timur, Rabu (9/8/2017). Bazar yang diikuti puluhan showroom mobil bekas di Surabaya dan Sidoarjo tersebut diharapkan dapat meningkatkan daya beli dan memenuhi kebutuhan masyarakat untuk memiliki mobil. ANTARA FOTO/Zabur Karuru/kye/17 *** Local Caption ***

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Mengingat, dengan status mobil setengah pakai tentunya kondisi kendaraan juga tidak seperti kendaraan yang baru keluar dari diler.

Herjanto Kosasih, Senior Manager Bursa Mobil Bekas WTC Mangga Dua, mengatakan, sudah menjadi hal yang wajar jika mobil setengah pakai butuh perbaikan.

“Mobil bekas berbeda dengan mobil baru, tentunya butuh perbaikan. Sehingga, ketika mobil bekas ramai pembeli bengkel-bengkel juga ikut ramai,” kata Herjanto kepada Kompas.com belum lama ini.

Baca juga: Blokir STNK Segera Berlaku, Pelajari Regulasinya

Meski begitu, Herjanto menambahkan, jika konsumen cermat dalam memilih unit bisa saja mendapatkan mobil bekas dengan kondisi yang bagus dan minim perbaikan.

Ilustrasi kendaraan di pasar mobil bekasOtomania/Setyo Adi Ilustrasi kendaraan di pasar mobil bekas

“Kalau membeli mobil bekas sebaiknya mengajak orang yang paham mengenai mesin mobil atau mekanik, sehingga bisa dipastikan kondisi mobilnya,” ucapnya.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.