Besok, Volume Lalu Lintas Keluar Jakarta Diprediksi Naik 21,77 Persen

Kompas.com - 26/10/2020, 17:01 WIB
Kendaraan pemudik terjebak macet di Tol Cikampek, Jawa Barat, Jumat (7/6/2019). Pada H+2 lebaran, Tol Cikampek mulai dipadati kendaraan pemudik yang akan kembali ke Jakarta. ANTARA FOTO/RIVAN AWAL LINGGAKendaraan pemudik terjebak macet di Tol Cikampek, Jawa Barat, Jumat (7/6/2019). Pada H+2 lebaran, Tol Cikampek mulai dipadati kendaraan pemudik yang akan kembali ke Jakarta.
Penulis Stanly Ravel
|

 

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Jasa Marga (Persero) Tbk memprediksi volume lalu lintas kendaraan yang keluar Jakarta selama libur panjang Maulid Nabi Muhammad SAW 1412 H mengalami peningkatan 21,77 persen dibandingkan kondisi normal.

Operation and Maintenance Management Group Head Jasa Marga Pratomo Bimawan Putra mengatakan, peningkatan lalu lintas akan terjadi selama empat hari, yakni terhitung dari tanggal 27 hingga 30 Oktober 2020.

"Untuk distribusi lalu lintas meninggalkan Jakarta ke arah timur menuju Tol Trans-Jawa dan Cipularang serta Padaleunyi sebesar 48,17 persen. Sementara 28,32 persen ke arah barat menuju Banten atau Merak, lalu 23,51 persen ke arah selatan yang merupakan lalu lintas lokal menuju Bogor, Ciawi, atau Puncak," kata Bima dalam keterangannya, Senin (26/10/2020).

Baca juga: Pengunjung Rest Area Akan Dibatasi pada Masa Libur Panjang

Menurut Bima, angka prediksi tersebut merupakan angka kumulatif lalu lintas yang meninggalkan Jakarta dari beberapa gerbang tol utama, mulai dari Cikupa, Ciawi, Cikampek Utama, hingga Kalihurip Utama.

Petugas mengatur lalu lintas kendaraan di ruas jalan tol Cikampek Utama KM 70, Purwakarta, Jawa Barat, Jumat (7/6/2019). PT Jasa Marga (Persereo) Tbk memberlakukan sistem satu arah (one way) sejak pukul 14:05 WIB untuk kendaraan dari arah Jawa Tengah menuju Jakarta yang dimulai dari gerbang tol Kalikangkung KM 414 hingga gerbang tol Cikampek Utama KM 70 yang rencananya akan diberlakukan hingga Minggu (9/6/2019).ANTARA FOTO/MUHAMAD IBNU CHAZAR Petugas mengatur lalu lintas kendaraan di ruas jalan tol Cikampek Utama KM 70, Purwakarta, Jawa Barat, Jumat (7/6/2019). PT Jasa Marga (Persereo) Tbk memberlakukan sistem satu arah (one way) sejak pukul 14:05 WIB untuk kendaraan dari arah Jawa Tengah menuju Jakarta yang dimulai dari gerbang tol Kalikangkung KM 414 hingga gerbang tol Cikampek Utama KM 70 yang rencananya akan diberlakukan hingga Minggu (9/6/2019).

Guna mengantisipasi adanya peningkatan lalu lintas tersebur, selain pananggulangan di rest area, Jasa Marga juga melakukan sejumlah upaya memaksimalkan pelayanan operasional dengan tetap memperhatikan protokol keselamatan, mulai dari layanan lalu lintas, transaksi, hingga konstruksi.

"Pada layanan transaksi, Jasa Marga meningkatkan kapasitas layanan di GT utama dengan menyiapkan petugas mobile reader dengan tetap menjaga protokol kesehatan serta menyiapkan GT sementara di Km 149 Gedebage Jalan Tol Padalarang-Cileunyi," ucap Bima.

"Selain itu, kami juga memastikan gardu transaksi beroperasi penuh, keberfungsian peralatan tol 100 persen, dan penyiagaan genset 24 jam. Pada konstruksi, Jasa Marga akan menghentikan sementara pada periode libur dan menyiapkan petugas siaga," kata dia.

Baca juga: Libur Panjang, Berikut Tarif Lengkap Jakarta ke Surabaya via Tol Trans Jawa

Kendaraan pemudik memadati jalur tol Palikanci, Tegalkarang, Cirebon, Jawa Barat, Minggu (9/6/2019). Pada puncak balik H+4 Lebaran 2019, jalur tol Palimanan-Kanci (Palikanci) mengalami peningkatan volume kendaraan pemudik menuju Jakarta.ANTARA FOTO/DEDHEZ ANGGARA Kendaraan pemudik memadati jalur tol Palikanci, Tegalkarang, Cirebon, Jawa Barat, Minggu (9/6/2019). Pada puncak balik H+4 Lebaran 2019, jalur tol Palimanan-Kanci (Palikanci) mengalami peningkatan volume kendaraan pemudik menuju Jakarta.

Tak hanya itu, pelebaran lajur di Km 48 yang merupakan pertemuan ruas Jalan Tol Jakarta-Cikampek bawah dan layang juga dilakukan pada kedua sisi. Dengan demikian, diharapkan bisa mengurangi kepadatan titik pertemuan kendaraan.

Untuk meningkatkan layanan lalu lintas, sarana dan prasarana juga sudah disiapkan, mulai dari penempatan petugas untuk rekayasa lalu lintas di titik rawan, berkoordinasi dengan kepolisian dan Dinas Perhubungan, serta memastikan keberfungsian CCTV, VMS, VMS Mobile, Remote Traffic Microwave Sensor (RTMS), dan radio komunikasi.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X