Beli Mobil Bekas '90-an, Lebih Penting Interior Bagus atau Bodi Mulus?

Kompas.com - 19/10/2020, 17:01 WIB
Bursa mobil bekas di Mall Blok M Lt. Basement, Jakarta Selatan Kompas.com/DioBursa mobil bekas di Mall Blok M Lt. Basement, Jakarta Selatan

JAKARTA, KOMPAS.com - Orang awam pasti akan sulit membedakan mobil bekas tabrakan jika hanya dilihat dari luar. Sebab, bodi yang tadinya rusak bisa dengan mudah diperbaiki dan dipoles agar kembali cemerlang.

Maka dari itu, mencari mobil bekas idaman khususnya untuk tahun 1990-an tidak bisa sembarangan. Calon konsumen mobkas harus memastikan beberapa hal untuk mendapatkan mobil dengan kondisi bodi mulus.

Andri dari Jordy Mobil di MGK Kemayoran mengatakan, ada cara mudah untuk mengetahui bodi mobil yang sudah tidak orisinal.

Baca juga: Alasan Pelat Nomor Kendaraan Listrik Berwarna Biru

“Untuk mengetahui cat orisinal atau tidak, biasanya dilihat dari mutiara yg ada dicat. Kalau sinarnya masih keluar bagus berarti masih orisinal,” ujar Andi saat dihubungi Kompas.com, Senin (19/10/2020).

Mencari mobil bekas yang baik dapat dilihat dari kondisi interior yang masih orisinil dan rapi.Kompas.com/Dio Mencari mobil bekas yang baik dapat dilihat dari kondisi interior yang masih orisinil dan rapi.

Selain itu, cara lain untuk mengetahui cat mobil yang sudah tidak orisinal, konsumen juga bisa mengetuk-ngetuk bodi mobil. Jika suara ketukan nyaring, seperti berat tertahan sesuatu. Bisa jadi bagian tersebut telah dilapisi dempul, sebagai media untuk memperbaiki kerusakan bodi.

Baca juga: Quartararo Turun Peringkat gara-gara Ban Depan, Bukan karena Cedera

Kendati demikian, Andi menambahkan, kondisi interior mobil bekas juga harus menjadi perhatian. Pasalnya, banyak interior mobil bekas yang sudah dimodifikasi, entah diganti dengan bahan pelapis lain atau terdapat beberapa aksesori yang hilang.

Mengingat mobil bekas keluaran tahun tersebut sudah diskontinu, ketersediaan spare part-nya pun sudah cukup langka. Terlebih lagi, komponen bagian interior yang jarang kelihatan di pasaran.

“Kalau untuk mobil tahun 1990-an, saya lebih mendahulukan interior harus bagus. Sebab, kalau bodi bisa masuk bengkel cat yang penting tidak bekas tabrakan,” kata Andi.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X