Mir Maklumi Performanya di Le Mans, Asal Quartararo Tidak Menang

Kompas.com - 12/10/2020, 16:01 WIB
Joan Mir saat berlaga di MotoGP Le Mans. (Photo by JEAN-FRANCOIS MONIER / AFP) JEAN-FRANCOIS MONIERJoan Mir saat berlaga di MotoGP Le Mans. (Photo by JEAN-FRANCOIS MONIER / AFP)

JAKARTA, KOMPAS.com - Berbeda dengan seri-seri sebelumnya, di MotoGP Le Mans, Joan Mir tidak dapat berbuat banyak hingga lap terakhir. Bahkan, pebalap Suzuki tersebut gagal finis di sepuluh besar.

Mir kesulitan membalap dalam kondisi sirkuit yang basah alias wet race. Namun, performanya di trek kering juga sebenarnya kurang menjanjikan.

Baca juga: Drama Quartararo Mendorong Joan Mir di MotoGP Perancis

Mir lolos sesi kualifikasi di posisi ke-14 dan start dari barisan kelima. Dirinya kesulitan untuk membangun temperatur yang ideal pada ban di dinginnya cuaca Le Mans.

Joan Mir saat berlaga di MotoGP Le Mans. (Photo by JEAN-FRANCOIS MONIER / AFP)JEAN-FRANCOIS MONIER Joan Mir saat berlaga di MotoGP Le Mans. (Photo by JEAN-FRANCOIS MONIER / AFP)

Selepas start, Mir tidak bisa menyusul rival-rival di depannya. Bahkan, harus turun lagi posisinya karena Valentino Rossi terjatuh di depannya.

Pebalap asal Spanyol tersebut tertahan di belakang hingga lap terakhir bersama Fabio Quartararo dan Maverick Vinales. Namun, kedua pebalap tersebut berhasil finis di depannya.

"Menurut saya, kami berdua tidak dalam posisi yang kami perkirakan atau orang lain perkirakan," ujar Mir, dikutip dari Motorsport.com.

Baca juga: Petrucci Sudah Pede Bisa Podium di MotoGP Le Mans

Mir menambahkan, tidak masalah dengan hasil balapnya di Le Mans. Senan, jika balapan di kondisi kering, Quartararo memiliki peluang yang besar untuk menang.

"Saya bukan salah satu yang tercepat di kondisi kering untuk bersaing agar menang. Jadi, mungkin saja kami bisa bersaing untuk lima besar," kata Mir.

Joan Mir saat berlaga di MotoGP Emilia Romagna@joanmir36official Joan Mir saat berlaga di MotoGP Emilia Romagna

Tapi, sekalipun finis lima besar, jika Quartararo menang, selisih poinnya akan cukup jauh. Sekarang, Quartararo masih di puncak klasemen, tapi selisih poinnya hanya 10 poin.

"Jadi, tidak apa-apa seperti ini. Mendapatkan satu kali balapan yang buruk masih boleh. Tapi, yang tidak boleh adalah mengulangi performa ini di Aragon," ujar Mir, yang kesulitan mengontrol ban belakang saat masuk tikungan.

Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X