Periode Penggantian Oli pada Mobil Lawas Lebih Cepat, Ini Alasannya

Kompas.com - 11/10/2020, 09:41 WIB
seorang mekanik tengah melakukan pengisian oli mesin mobil di bengkel carfix carfixseorang mekanik tengah melakukan pengisian oli mesin mobil di bengkel carfix
Penulis Ari Purnomo
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Penggantian oli mesin pada mobil wajib dilakukan secara berkala sesuai dengan periode atau waktu yang telah direkomendasikan oleh pabrikan.

Jika biasanya untuk mobil-mobil keluaran terbaru rata-rata penggantian pelumas disarankan dilakukan setelah kendaraan menempuh jarak 10.000 kilometer atau 6 bulan sekali.

Tetapi, periode dalam penggantian oli ini tidak berlaku sama untuk setiap kendaraan roda empat, terutama mobil keluaran lawas yang usianya sudah lebih dari 10 tahun.

Mobil-mobil dengan usia yang sudah tua ternyata lebih cepat dalam hal penggantian pelumasnya yakni rata-rata hanya 5.000 kilometer saja.

Baca juga: Daftar Mobil Bekas di Bawah Rp 50 Juta, Ada Sirion, Civic sampai BMW

Perbedaan lamanya waktu penggantian pelumas ini bukan tanpa sebab, adanya perbedaan karakter mesin serta material yang digunakan menjadi alasannya.

Executive Coordinator Technical Service Division PT Astra Daihatsu Motor (ADM) Bambang Supriyadi mengatakan, penggantian oli salah satunya karena perbedaan kekuatan materialnya.

“Dalam penggantian oli mesin itu berdasarkan kekuatan material mesin dan pelumas itu sendiri. Dulu untuk mesin mesin lama clearance material dan oli mesin spek durasi penggantiannya lebih sering dibanding mesin-mesin dan oli pelumas mobil saat ini,” kata Bambang kepada Kompas.com, Sabtu (10/10/2020).

Periksa kondisi oli mesin dan air radiatorGhulam Muhammad Nayazri/Otomania Periksa kondisi oli mesin dan air radiator

Hal ini kata Bambang disebabkan karena celah antar komponen pada mesin kendaraan lawas masih tinggi. Sehingga, perlu menggunakan oli dengan tingkat kekentalannya juga lebih tinggi.

“Dulu penggantian pelumas mesin setiap 5.000 km sekarang 10.000, dulu Api service J sekarang sudah M, SAE dulu 20w-50 sekarang 0W-40. Dulu celah antar komponen tinggi jadi perlu oli yang lebih kental,” ujarnya.

Selain itu, penggantian oli yang lebih cepat itu juga disebabkan karena teknologi yang digunakan pada waktu itu masih sederhana.

Baca juga: Blokir STNK Tak Perlu ke Samsat, Begini Caranya

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.