Ini yang Harus Diperhatikan Saat Cuci Mobil di Rumah

Kompas.com - 30/09/2020, 17:41 WIB
Ilustrasi mencuci mobil Hakase_Ilustrasi mencuci mobil
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Mencuci mobil secara rutin merupakan salah satu perawatan kendaraan yang efektif serta mudah dilakukan. Sebab, hal ini bisa dilakukan sendiri di rumah.

Membersihkan mobil berguna untuk memastikan bahwa tidak ada kotoran, debu, hingga benda lainnya yang menempel baik pada eksterior maupun komponen tertentu seperti karet wiper hingga kaki-kaki.

Pasalnya, jika kotoran menempel pada beberapa titik di mobil dalam waktu yang cukup lama akan menimbulkan kerusakan. Kendati demikian, dalam mencuci mobil sendiri ada yang harus diperhatikan agar pengerjaannya optimal.

Baca juga: Jika Terjadi Kecelakaan Jangan Biasakan Menonton, Ini Alasannya

Ilustrasi cuci mobil manualtheconversation.com Ilustrasi cuci mobil manual

"Pertama, jangan mencuci mobil di bawah sinar matahari langsung. Hal ini bisa membuat body dan kaca mobil banyak noda kerak air yang mengering. Lebih jauh, itu bisa membuat jamur," kata Presiden Direktur TOPCOAT Indonesia, Christopher Sebastian kepada Kompas.com belum lama ini.

Kemudian, jauhi penggunaan sabun cuci piring untuk mencuci mobil. Prilaku tersebut bisa membuat cat mobil menjadi kusam dan banyak goresan karena PH yang dimilikinya begitu tinggi. Gunakanlah shampo khusus dengan PH rendah.

Christopher melanjutkan, ketika sedang mencuci mobil sebaiknya menggunakan dua ember yang berbeda. Satu ember untuk shampo dan satu ember lagi berisi air bersih untuk membilas, sehingga kotoran tidak akan tercampur.

“Cara membersihkan mobil setelah dibasahi dan diberi shampo yang benar adalah dengan gerakan dari atas ke bawah, jangan menggunakan gerakan sebaliknya atau gerakan memutar, karena hal tersebut akan menyebabkan debu dan kotoran menyebar atau kembali ke permukaan,” ujar Christopher.

Baca juga: Ingat Jurus 3R Saat Memakai Sabuk Pengaman

Cuci mobil bagian kolong dengan hidrolik Cuci mobil bagian kolong dengan hidrolik

Setelah dibilas, lap seluruh mobil hingga kering menggunakan kain plas chamois atau yang biasa dikenal dengan sebutan kanebo.

“Jangan menurunkan jendela mobil sebelum kering. Ketika kaca diturunkan sebelum kering, maka akan banyak tetesan air di kaca jendela yang turun ke body mobil yang akhirnya akan mengering dan membuat flek air,” ujar dia.

"Kemudian pastikan juga lap tidak kotor, jadi tidak menimbulkan goresan halus di mobil. Jangan lupa juga aplikasikan vakum untuk bagian interior mobil," lanjut Christopher.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X